Home » Posts filed under Wisata Budaya
Showing posts with label Wisata Budaya. Show all posts
Monday, September 29, 2025
![]() |
| Foto Istimewa |
EIGER Adventure Land dalam siaran persnya, mengumumkan telah melakukan aksi penghijauan masif dengan menanam lebih dari 110 ribu pohon perdu dan 1,8 juta tanaman semak serta groundcover di lahan kritis PTPN yang sebelumnya gersang.
Aksi penanaman ini bukan sekadar mengejar tampilan hijau, melainkan fokus pada pemulihan ekologi lahan PTPN yang sempat teridentifikasi kritis dan kering pada tahun 2019.
Lahan tersebut, menurut Direktur Marketing Eiger Adventure Land, Salomo Cornelis Jacob, Senin, (22/9/2025), tidak mampu menyerap air dengan baik, bahkan terbebani oleh limbah peternakan.
Salomo menjelaskan bahwa konsep penanaman yang dilakukan adalah konservasi dan pelestarian alam yang disesuaikan dengan kondisi iklim dan tanah di kawasan Megamendung.
"Yang kami lakukan adalah pemulihan ekologi agar fungsi tanah dan hidrologinya kembali maksimal. Kami memilih jenis tanaman endemik khas Jawa Barat, seperti pakis, yang memiliki daya resap kuat, bukan sekadar tanaman untuk membuat hijau,” ujar Salomo.
Selain di dalam area EIGER Adventure Land, penanaman pohon endemik juga diperluas hingga ke taman nasional yang berbatasan langsung dengan kawasan tersebut.
Langkah strategis ini bertujuan untuk menjaga keaslian ekosistem Puncak Bogor secara menyeluruh.
Program penghijauan ini juga memberikan angin segar bagi masyarakat sekitar. EIGER Adventure Land berkomitmen tidak hanya untuk alam, tetapi juga untuk budaya dan masyarakat Indonesia.
Saat ini, proyek penanaman pohon ini telah melibatkan lebih dari 500 tenaga kerja, termasuk 300 orang dari masyarakat lokal.
Salomo memproyeksikan, ketika kawasan wisata edukatif ini resmi beroperasi, ia akan menyerap lebih dari 1.200 tenaga kerja di sektor hospitality.
"Ini adalah kontribusi nyata bagi alam, budaya, dan masyarakat Indonesia. Selain membuka lapangan pekerjaan, kami berharap ada perputaran ekonomi lokal yang signifikan, mulai dari peluang UMKM, hingga penerimaan negara non-pajak. Kami ingin menghadirkan pengalaman berkelanjutan yang merayakan harmoni antara manusia, alam, dan generasi mendatang," pungkas Salomo.
Program ini sekaligus menegaskan komitmen EIGER Adventure Land untuk menjadi destinasi wisata yang menginspirasi dan mengedukasi tentang pentingnya konservasi alam, membuktikan bahwa pembangunan berkelanjutan dapat berjalan beriringan dengan pemulihan lingkungan. (Rls/AGP)***
Tatarjabar.com
September 29, 2025
CB Blogger
Indonesia
EIGER Adventure Land Tanami Lahan Kritis Puncak Bogor dengan Jutaan Pohon Endemik
Foto Istimewa EIGER Adventure Land dalam siaran persnya, mengumumkan telah melakukan aksi penghijauan masif dengan menanam lebih dari 110 ri...
Monday, June 8, 2020
![]() |
| Humas Bonbin Sulhan Syafii (kiri) menerima bantuan dari Inspira Peduli |
Pandemi Coronavirus Disease (Covid-19), selain telah banyak memakan korban jiwa serta melumpuhkan banyak aktivitas kehidupan dan penghidupan manusia, dampak pandemi virus ini pun telah mengancam kelangsungan hidup para satwa terutama satwa yang kesejahteraannya tergantung pada manusia.
Seperti yang diungkapkan Sulhan Syafii, Marcom Kebun Binatang Bandung. “Ketika awal Maret kita tutup, kita berpikir ke depannya akan baik-baik saja, tapi ternyata tidak demikian, ketika ditutup kita baru sadar tidak ada pengunjung berarti tidak ada pendapatan. Makanya kita modifikasi pakan, ada yang kita ganti dan kurangi untuk menghemat dana. Pada saat itu beberapa satwa kita terurama kucing besar (Singa, Harimau, Macan) pakannya yang berupa daging kita kurangi bebeberapa kilo dalam artian masih diambang batas kesejahteraan satwa, tapi alhamdulillah setelah itu banyak donasi yang masuk salah satunya dari Inspira Peduli, kita bisa memberi pakan dengan normal kembali, “ kata Sulhan gembira. Sabtu itu (6/6/2020) memang Kebun Binatang Bandung kedatangan orang-orang dari “Inspira Peduli”.
Inspira Peduli adalah salah satu foundation/yayasan dari insfira tv bekerjasama dengan kitabisa.com yang bergerak menyelamatkan satwa yang terdampak Covid-19. “Tapi Insya Allah ke depannya setelah keadaan normal kembali kita akan terus memperhatikan satwa-satwa, khususnya yang ada di Jabar. Kemarin kita sudah berdonasi di Kebun Binatang Cikembulan, Kadungora - Garut (4/6/2020), Jumat ke Lembang Park n Zoo (5/6/2020), dan hari ini kita di Kebon Binatang Bandung. Insyaalloh kami akan terus mencari, juga beberapa tempat satwa-satwa liar termasuk tempat patilasan, makam-makam keramat yang suka ada monyetnya, karena dari beberapa informasi ada beberapa monyet yang mati karena biasa makan mengandalkan pemberian dari pengunjung sedangkan sekarang sepi pengunjung. Kita akan perhatikan dan bergerak kesana apa yang bisa kita bantu untuk keberlangsungan hidup monyet-monyet disana”, demikian dikatakan Wiki Dwitama, Head Marcom inspira tv.
Kata Wiki, bantuan tersebut berupa uang cash yang bisa dimanfaatkan untuk keberlangsungan Kebun Binatang Bandung, termasuk untuk hewan-hewannya. Tidak hanya itu, Insipra Peduli juga berikutnya akan memberikan bantuan pakan, tapi harus koordinasi dulu dengan pihak Kebun Binatang, apa yang dibutuhkan. Termasuk hewan-hewan liar yang ada di petilasan dan makam-makam keramat yang dananya akan disalurkan ke Kuncen/juru kunci atau penjaga makam baik berupa uang atau makanan.
Untuk Bandung Zoological Garden (Bazoga), nama Kebun Binatang Bandung sekarang, Wiki menyerahkan uang sebesar 5 juta rupiah dan akan terus kontinyu dalam beberapa tahap.
Donatur Inspira sendiri, kata Wiki, sampai hari ini sudah sampai 1.300 donatur di seluruh Indonesia. “Kita akan sumbangkan utuh 100% untuk tiga kebun binatang di Jabar (Bandung, Lembang dan Garut), karena kita basisnya di Jabar ya, kita perhatikan aja yang terdekat”, demikian pungkasnya.
![]() |
| Area Afrika yang baru, siap memanjakan pengunjung |
Tentu semua itu disambut baik Kang Aan, demikian Humas Kebun Binatang ini akrab disapa. “Terima kasih para dermawan dan donatur yang sudah menyalurkan dananya ke Inspira Peduli untuk menyumbang Kebun binatang Bandung. Dengan dana ini alhamdulillah kita bisa membeli pakan untuk menambal kekurangan beberapa bulan ini”, pungkasnya haru campur gembira.
Kang Aan juga mengatakan, untuk menghadapi New Normal Kebun Binatang Bandung sedang giat-giatnya membersihkan seluruh area, bagian demi bagian, tempat duduk diatur selang-seling hanya untuk dua orang saja, tong-tong sampah juga dibersihkan, lalu tempat pintu masuk dipasang police line, pengunjung harus antri dengan jarak satu setengah meter, tidak berdempetan. Karyawan pun seluruhnya disiapkan untuk menerima kunjungan kapan pun itu diminta pemerintah. (Asep GP)***
Tatarjabar.com
June 08, 2020
CB Blogger
Indonesia
Kebon Binatang Bandung Mendapat Bantuan Dana Dari Inspira Peduli
Humas Bonbin Sulhan Syafii (kiri) menerima bantuan dari Inspira Peduli Pandemi Coronavirus Disease (Covid-19), selain telah banyak memaka...
Wednesday, January 15, 2020
Kecamatan Talaga merupakan salahsatu daerah di Kabupaten Majalengka yang memiliki ikon wisata budaya dan religi.
Desa Argasari, Kecamatan Talaga, tempat dilaksanakannya TMMD ke-105 Kodim 0617/Majalengka, di luar dugaan, ternyata memiliki bangunan bersejarah berupa bendungan yang letaknya di bawah Bukit Goa.
Bendungan itu bernama Pantan Cigowong, dibangun jaman Belanda sekitar tahun 1920. Menurut Ketua Karang Taruna Desa Argasari bendungan tersebut merupakan sumber penghidupan bagi warga sekitar, dipakai sebagai sumber air minum dan pengairan, untuk sawah dan kolam. "Karena kurangnya perhatian, tempat tersebut jadi tidak terawat," ucapnya.
Mendengar obrolan yang disampaikan Karang Taruna, anggota satgas TMMD ke-105 Kodim 0617/Majalengka, tertarik untuk mencoba mendatangi lokasi tersebut. Meluangkan waktu di sela-sela kegiatan pokoknya, satgas TMMD beserta Karang Taruna Desa Argasari meninjau lokasinya. "Indah sekali pemandangannya, cuma sayang tempatnya kotor serta tidak terawat," ujarnya, Senin (15/7).
Walaupun bukan merupakan sasaran TMMD, anggota satgas Kodim 0617/Majalengka merasa terpanggil untuk melaksanakan pembersihan di sekitar lokasi, dan pembersihan saluran air yang menuju ke rumah warga. Buka itu saja, mereka juga memberikan penyuluhan kepada para pengunjung tentang menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan di area tersebut.
Bendungan tersebut bisa dikembangkan sebagai destinasi wisata baru. Pemandangan alam dan lingkungannya di sekitar bendungan juga cukup memikat, apalagi bagi masyarakat perkotaan. Tentu saja perlu didukung dengan penambahan fasilitas, seperti penyediaan tempat sampah dan lainnya sehingga bisa menjadi sumber pendapatan Desa Argasari. (ARS)***
Destinasi Wisata Tersembunyi, Desa Argasari Kecamatan Talaga
Kecamatan Talaga merupakan salahsatu daerah di Kabupaten Majalengka yang memiliki ikon wisata budaya dan religi. Desa Argasari, Ke...
Subscribe to:
Posts
(
Atom
)







