Monday, April 27, 2026
![]() |
| Nico Valerie, Promotor MSL Regional Bandung (Foto: Asep GP) |
BANDUNG – Mini soccer mengalami akselerasi pertumbuhan signifikan dalam industri olahraga nasional. Sebagai olahraga yang relatif baru, mini soccer lebih mudah diakses oleh berbagai kalangan karena sifatnya yang lebih aman dan mengedepankan aspek rekreasional. Karakteristik tersebut menjadikan mini soccer sebagai salah satu sarana dalam memperkuat posisi Kota Bandung sebagai destinasi sport tourism saat ini.
Kota Bandung memiliki keunggulan geografis berupa udara sejuk dan lingkungan yang mendukung gaya hidup sehat. Bandung memiliki kapasitas untuk menyelenggarakan event mini soccer skala nasional maupun internasional. Integrasi fasilitas olahraga yang mumpuni dengan kondisi alam dan iklim kota menciptakan daya tarik bagi wisatawan dalam berolahraga, yang berdampak langsung pada UMKM, penguatan ekonomi lokal, dan tentunya bagi kesehatan masyarakat.
![]() |
| Foto: Asep GP |
Untuk itulah Minisoccer Super League (MSL), bekerja sama dengan Indonesia Football 7 Federation dan Inaspro LPDUK Kemenpora RI, mengadakan Indonesia Corporate Championship Cup 2026 Regional Series Bandung. Kegiatan resmi digelar hari Minggu (26/4/2026) di Sport Jabar Arcamanik, Jl. Pacuan Kuda No. 140, Sukamiskin, Arcamanik, Kota Bandung.
Kejuaraan series ini diikuti PDAM Tirtawening, PDAM Tirta Raharja, Telkom Group, Wika Realty, Enviro, dan CV Mekar Sari Mandiri. Pemenang dari series ini akan maju ke Putaran Nasional.
Indonesia Football 7 Federation akan berpartisipasi di kualifikasi menuju Piala Dunia Football 7 yang akan digelar pada tahun 2026. Keikutsertaan ini akan menjadi debut Indonesia di level elite Football 7 dunia. Dengan demikian, event mini soccer di daerah akan berperan penting dalam pengembangan mini soccer di tingkat nasional maupun internasional.
Kejuaraan series ini diikuti PDAM Tirtawening, PDAM Tirta Raharja, Telkom Group, Wika Realty, Enviro, dan CV Mekar Sari Mandiri. Pemenang dari series ini akan maju ke Putaran Nasional.
Indonesia Football 7 Federation akan berpartisipasi di kualifikasi menuju Piala Dunia Football 7 yang akan digelar pada tahun 2026. Keikutsertaan ini akan menjadi debut Indonesia di level elite Football 7 dunia. Dengan demikian, event mini soccer di daerah akan berperan penting dalam pengembangan mini soccer di tingkat nasional maupun internasional.
![]() |
| Foto: Asep GP |
Promotor MSL Regional Bandung, Nico Valerie, menegaskan bahwa kejuaraan ini merupakan bagian dari rangkaian pengembangan ekosistem mini soccer di Jawa Barat, “Mini soccer adalah motor penggerak ekonomi yang akan meningkatkan angka kunjungan wisatawan, memperpanjang durasi tinggal, dan memperkuat citra Bandung sebagai kota yang dinamis, sehat, dan kompetitif di sektor pariwisata berbasis olahraga,” demikian menurut Nico. Program ini akan dilanjutkan dengan penyelenggaraan turnamen kelompok umur melalui kategori U-11.
Nico juga mengatakan, selain kategori prestasi dan korporasi, fokus pengembangan akan diarahkan pada tingkat kewilayahan. Direncanakan sebuah turnamen mini soccer yang melibatkan perwakilan tim dari 151 kelurahan di seluruh Kota Bandung guna memastikan bahwa olahraga ini semakin dikenal di tingkat akar rumput.
Selain itu, kata Nico, kegiatan ini tujuannya sangat baik, merangsang perusahaan-perusahaan agar bisa melibatkan lebih banyak karyawannya aktif berolahraga, main bola, dan ke depannya menjadi lapangan pekerjaan bagi pensiunan pemain bola profesional.
Nico juga mengatakan, selain kategori prestasi dan korporasi, fokus pengembangan akan diarahkan pada tingkat kewilayahan. Direncanakan sebuah turnamen mini soccer yang melibatkan perwakilan tim dari 151 kelurahan di seluruh Kota Bandung guna memastikan bahwa olahraga ini semakin dikenal di tingkat akar rumput.
Selain itu, kata Nico, kegiatan ini tujuannya sangat baik, merangsang perusahaan-perusahaan agar bisa melibatkan lebih banyak karyawannya aktif berolahraga, main bola, dan ke depannya menjadi lapangan pekerjaan bagi pensiunan pemain bola profesional.
![]() |
| Inilah Sang Juara Series 1, Tim PDAM Tirtaraharja (Foto: Istimewa) |
Nico juga menyampaikan, ke depannya turnamen ini tidak hanya menyasar perusahaan (corporate). Sesuai tujuan organisasi, ada pengembangan usia dini antar-SMA, komunitas yang mungkin ujungnya nanti jadi klub, juga ada women sebagai apresiasi kepada perempuan yang berprestasi. Selain itu ada antar-kewilayahan, antar-instansi, “Yang pasti ini tidak cuma profesional, tapi buat partisipasi semua orang,” tandasnya.
Semua itu, kata Nico, ke depannya tentu akan didukung dengan sarana dan prasarana yang lebih baik. Pihaknya akan berusaha menyediakan lapangan yang representatif sesuai standar Football Seven Indonesia, mulai dari lebar lapangan, ketebalan rumput, dan lain-lain.
“Ini baru awal, kita akan banyak penyesuaian, masih banyak toleransi dari standar. Tapi insya Allah dengan jalannya waktu 2–3 tahun ke depan, dapat venue yang terbaik,” pungkasnya.
Pada partai final series 1 ini Tim PDAM Tirta Raharja (PDAM Kabupaten Bandung) menjadi juara setelah berhasil mengalahkan Telkom Group dengan skor 1–0. Selanjutnya kedua tim ini memastikan diri melaju ke final yang akan berlangsung di Jakarta. (Asep GP)***
Tatarjabar.com
April 27, 2026
CB Blogger
IndonesiaSemua itu, kata Nico, ke depannya tentu akan didukung dengan sarana dan prasarana yang lebih baik. Pihaknya akan berusaha menyediakan lapangan yang representatif sesuai standar Football Seven Indonesia, mulai dari lebar lapangan, ketebalan rumput, dan lain-lain.
“Ini baru awal, kita akan banyak penyesuaian, masih banyak toleransi dari standar. Tapi insya Allah dengan jalannya waktu 2–3 tahun ke depan, dapat venue yang terbaik,” pungkasnya.
Pada partai final series 1 ini Tim PDAM Tirta Raharja (PDAM Kabupaten Bandung) menjadi juara setelah berhasil mengalahkan Telkom Group dengan skor 1–0. Selanjutnya kedua tim ini memastikan diri melaju ke final yang akan berlangsung di Jakarta. (Asep GP)***
Indonesia Corporate Championship Cup 2026 Rangsang Tourism Kota Bandung
Posted by
Tatarjabar.com on Monday, April 27, 2026
![]() |
| Nico Valerie, Promotor MSL Regional Bandung (Foto: Asep GP) |
BANDUNG – Mini soccer mengalami akselerasi pertumbuhan signifikan dalam industri olahraga nasional. Sebagai olahraga yang relatif baru, mini soccer lebih mudah diakses oleh berbagai kalangan karena sifatnya yang lebih aman dan mengedepankan aspek rekreasional. Karakteristik tersebut menjadikan mini soccer sebagai salah satu sarana dalam memperkuat posisi Kota Bandung sebagai destinasi sport tourism saat ini.
Kota Bandung memiliki keunggulan geografis berupa udara sejuk dan lingkungan yang mendukung gaya hidup sehat. Bandung memiliki kapasitas untuk menyelenggarakan event mini soccer skala nasional maupun internasional. Integrasi fasilitas olahraga yang mumpuni dengan kondisi alam dan iklim kota menciptakan daya tarik bagi wisatawan dalam berolahraga, yang berdampak langsung pada UMKM, penguatan ekonomi lokal, dan tentunya bagi kesehatan masyarakat.
![]() |
| Foto: Asep GP |
Untuk itulah Minisoccer Super League (MSL), bekerja sama dengan Indonesia Football 7 Federation dan Inaspro LPDUK Kemenpora RI, mengadakan Indonesia Corporate Championship Cup 2026 Regional Series Bandung. Kegiatan resmi digelar hari Minggu (26/4/2026) di Sport Jabar Arcamanik, Jl. Pacuan Kuda No. 140, Sukamiskin, Arcamanik, Kota Bandung.
Kejuaraan series ini diikuti PDAM Tirtawening, PDAM Tirta Raharja, Telkom Group, Wika Realty, Enviro, dan CV Mekar Sari Mandiri. Pemenang dari series ini akan maju ke Putaran Nasional.
Indonesia Football 7 Federation akan berpartisipasi di kualifikasi menuju Piala Dunia Football 7 yang akan digelar pada tahun 2026. Keikutsertaan ini akan menjadi debut Indonesia di level elite Football 7 dunia. Dengan demikian, event mini soccer di daerah akan berperan penting dalam pengembangan mini soccer di tingkat nasional maupun internasional.
Kejuaraan series ini diikuti PDAM Tirtawening, PDAM Tirta Raharja, Telkom Group, Wika Realty, Enviro, dan CV Mekar Sari Mandiri. Pemenang dari series ini akan maju ke Putaran Nasional.
Indonesia Football 7 Federation akan berpartisipasi di kualifikasi menuju Piala Dunia Football 7 yang akan digelar pada tahun 2026. Keikutsertaan ini akan menjadi debut Indonesia di level elite Football 7 dunia. Dengan demikian, event mini soccer di daerah akan berperan penting dalam pengembangan mini soccer di tingkat nasional maupun internasional.
![]() |
| Foto: Asep GP |
Promotor MSL Regional Bandung, Nico Valerie, menegaskan bahwa kejuaraan ini merupakan bagian dari rangkaian pengembangan ekosistem mini soccer di Jawa Barat, “Mini soccer adalah motor penggerak ekonomi yang akan meningkatkan angka kunjungan wisatawan, memperpanjang durasi tinggal, dan memperkuat citra Bandung sebagai kota yang dinamis, sehat, dan kompetitif di sektor pariwisata berbasis olahraga,” demikian menurut Nico. Program ini akan dilanjutkan dengan penyelenggaraan turnamen kelompok umur melalui kategori U-11.
Nico juga mengatakan, selain kategori prestasi dan korporasi, fokus pengembangan akan diarahkan pada tingkat kewilayahan. Direncanakan sebuah turnamen mini soccer yang melibatkan perwakilan tim dari 151 kelurahan di seluruh Kota Bandung guna memastikan bahwa olahraga ini semakin dikenal di tingkat akar rumput.
Selain itu, kata Nico, kegiatan ini tujuannya sangat baik, merangsang perusahaan-perusahaan agar bisa melibatkan lebih banyak karyawannya aktif berolahraga, main bola, dan ke depannya menjadi lapangan pekerjaan bagi pensiunan pemain bola profesional.
Nico juga mengatakan, selain kategori prestasi dan korporasi, fokus pengembangan akan diarahkan pada tingkat kewilayahan. Direncanakan sebuah turnamen mini soccer yang melibatkan perwakilan tim dari 151 kelurahan di seluruh Kota Bandung guna memastikan bahwa olahraga ini semakin dikenal di tingkat akar rumput.
Selain itu, kata Nico, kegiatan ini tujuannya sangat baik, merangsang perusahaan-perusahaan agar bisa melibatkan lebih banyak karyawannya aktif berolahraga, main bola, dan ke depannya menjadi lapangan pekerjaan bagi pensiunan pemain bola profesional.
![]() |
| Inilah Sang Juara Series 1, Tim PDAM Tirtaraharja (Foto: Istimewa) |
Nico juga menyampaikan, ke depannya turnamen ini tidak hanya menyasar perusahaan (corporate). Sesuai tujuan organisasi, ada pengembangan usia dini antar-SMA, komunitas yang mungkin ujungnya nanti jadi klub, juga ada women sebagai apresiasi kepada perempuan yang berprestasi. Selain itu ada antar-kewilayahan, antar-instansi, “Yang pasti ini tidak cuma profesional, tapi buat partisipasi semua orang,” tandasnya.
Semua itu, kata Nico, ke depannya tentu akan didukung dengan sarana dan prasarana yang lebih baik. Pihaknya akan berusaha menyediakan lapangan yang representatif sesuai standar Football Seven Indonesia, mulai dari lebar lapangan, ketebalan rumput, dan lain-lain.
“Ini baru awal, kita akan banyak penyesuaian, masih banyak toleransi dari standar. Tapi insya Allah dengan jalannya waktu 2–3 tahun ke depan, dapat venue yang terbaik,” pungkasnya.
Pada partai final series 1 ini Tim PDAM Tirta Raharja (PDAM Kabupaten Bandung) menjadi juara setelah berhasil mengalahkan Telkom Group dengan skor 1–0. Selanjutnya kedua tim ini memastikan diri melaju ke final yang akan berlangsung di Jakarta. (Asep GP)***
Semua itu, kata Nico, ke depannya tentu akan didukung dengan sarana dan prasarana yang lebih baik. Pihaknya akan berusaha menyediakan lapangan yang representatif sesuai standar Football Seven Indonesia, mulai dari lebar lapangan, ketebalan rumput, dan lain-lain.
“Ini baru awal, kita akan banyak penyesuaian, masih banyak toleransi dari standar. Tapi insya Allah dengan jalannya waktu 2–3 tahun ke depan, dapat venue yang terbaik,” pungkasnya.
Pada partai final series 1 ini Tim PDAM Tirta Raharja (PDAM Kabupaten Bandung) menjadi juara setelah berhasil mengalahkan Telkom Group dengan skor 1–0. Selanjutnya kedua tim ini memastikan diri melaju ke final yang akan berlangsung di Jakarta. (Asep GP)***
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)










No comments :
Post a Comment