Home
» Pendidikan
» Panitia Pemilihan Ketua IKA Unpad Pengkot Bandung Tetapkan 4 Calon Ketua: Para Calon Ketua Siap Berkontribusi pada Kampus, Masyarakat, dan Pemerintah Kota Bandung
Friday, June 26, 2026
![]() |
| Panitia dan para calon Ketua IKA Unpad Pengkot Bandung Periode 2026–2030. (Foto: Asep GP) |
Musyawarah Kota dan Pemilihan Ketua IKA Unpad Pengurus Kota Bandung 2026–2030 akhirnya mencapai tahap penetapan calon Ketua IKA Unpad Pengurus Kota Bandung, setelah para calon ketua mengembalikan formulir pendaftaran yang terakhir ditutup pada Rabu, 24 Juni 2026, di Bale Alumni, Jl. Dipatiukur No. 35, Bandung.
Dari 6 (enam) peminat, ada 4 (empat) calon yang akhirnya mengembalikan formulir sebagai calon Ketua IKA Unpad Pengurus Kota Bandung.
![]() |
| Dicky Wishnumulya Ristandi menguatkan koneksi alumni lintas generasi berbasis kolaborasi, bukan bersekat jabatan. (Foto: Asep GP) |
Semua calon ketua yang mengembalikan formulir kemudian terverifikasi secara administratif sehingga langsung dilakukan pengundian nomor urut, dan hasilnya berdasarkan nomor urut berikut:
Tatarjabar.com
June 26, 2026
CB Blogger
Indonesia- Dicky Wishnumulya Ristandi / Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik (FISIP) 1994
- M. Bayu Wardiansyah / Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) 2005
- Agung Firmansyah Sumantri / Fakultas Kedokteran (FK) 2000
- Ikhsan Tanuwijaya / FISIP 2005.
![]() |
| Bayu Wardiansyah (kiri, baju putih) menyerahkan formulir pendaftaran. (Foto: Asep GP) |
Agung Firmansyah dalam visi-misinya menyampaikan, IKA Unpad Pengkot Bandung harus jadi wadah ikatan alumni yang bisa berkolaborasi dengan tiap angkatan, lintas fakultas, lintas generasi, untuk maju bersama, berkembang aktif untuk almamater dan Kota Bandung yang kita cintai.
Agung juga ingin menjadikan IKA Unpad Pengkot Bandung ini menjadi wadah besar untuk berkontribusi kepada Kota Bandung karena "Unpad adalah Bandung, Bandung adalah Unpad". Untuk itulah dia berharap dalam membangun sebuah kota kita harus bekerja secara keseluruhan, bekerja secara pentahelix, pendekatan kolaboratif menyatukan pemerintah, akademisi, pelaku bisnis, komunitas/masyarakat, dan media.
"Kita harus memunculkan ide-ide baru untuk Kota Bandung yang kita cintai dan tentunya IKA Unpad Pengkot Kota Bandung ini harus jadi corong, jadi yang terdepan untuk IKA Pengkot-Pengkot lainnya. Semoga apa yang kita harapkan, apa yang kita cita-citakan diridai Allah," ujarnya.
Agung juga ingin menjadikan IKA Unpad Pengkot Bandung ini menjadi wadah besar untuk berkontribusi kepada Kota Bandung karena "Unpad adalah Bandung, Bandung adalah Unpad". Untuk itulah dia berharap dalam membangun sebuah kota kita harus bekerja secara keseluruhan, bekerja secara pentahelix, pendekatan kolaboratif menyatukan pemerintah, akademisi, pelaku bisnis, komunitas/masyarakat, dan media.
"Kita harus memunculkan ide-ide baru untuk Kota Bandung yang kita cintai dan tentunya IKA Unpad Pengkot Kota Bandung ini harus jadi corong, jadi yang terdepan untuk IKA Pengkot-Pengkot lainnya. Semoga apa yang kita harapkan, apa yang kita cita-citakan diridai Allah," ujarnya.
![]() |
| Agung Firmansyah Sumantri: IKA Unpad menjadi wadah besar untuk berkontribusi kepada Kota Bandung. (Foto: Asep GP) |
Senada dengan hal itu, calon ketua lainnya, Bayu Wardiansyah, kepada wartawan mengatakan, akan menjadikan IKA Unpad Pengkot Bandung ini menjadi wadah alumni Unpad yang ada di Kota Bandung agar bisa berkolaborasi, berdaya, dan tumbuh bersama, bisa memberikan dampak untuk Kota Bandung, almamater, dan alumni sendiri.
Demikian juga dengan Dicky Wishnumulya, ia punya visi menjadikan IKA Unpad Pengkot Bandung sebagai gerakan yang solid, terbuka, dan berdampak nyata bagi anak muda melalui kolaborasi sederhana, dekat, dan berkelanjutan.
Misinya, menguatkan koneksi alumni lintas generasi berbasis kolaborasi, bukan bersekat jabatan. Menciptakan program nyata yang langsung dirasakan anak muda dan masyarakat. Mendorong pertumbuhan ekonomi alumni melalui digitalisasi dan UMKM.
Menjadikan IKA Unpad ruang terbuka yang hangat, santai, dan produktif, yaitu menghadirkan gerakan sosial dan lingkungan sederhana, tetapi berdampak besar.
Adapun program kerja unggulan yang pertama adalah Alumni on Class; kedua, Manis Dikurangi, gerakan hidup sehat, konsepnya kampanye hidup sehat dan kurangi gula berlebih; ketiga, Alumni Base Camp – sekretariat dan café kolaborasi alumni, konsepnya ruang nongkrong UMKM dan diskusi tanpa sekat; keempat, Alumni Market Hub, digitalisasi UMKM alumni dengan konsep guyub digital untuk ekonomi alumni; kelima, Ngopi Tanpa Sekat, yaitu alumni ngobrol rutin, konsep ngopi santai lintas angkatan; dan keenam, Alumni Green Action – gerakan lingkungan alumni, konsepnya aksi lingkungan sederhana tetapi konsisten, taglinenya "Gerak Kecil Dampak Besar – Alumni Hijau, Bumi Lebih Maju", fokusnya bersih lingkungan, kurangi sampah plastik, dan aksi sosial hijau di Kota Bandung.
Ketua SC (Steering Committee) Musyawarah Kota, Adang Muhammad Tsaury, berharap visi-misi para calon ketua ini bukan hanya lips service, tetapi bagaimana menjalankan visi-misi tersebut dengan baik.
Demikian juga dengan Dicky Wishnumulya, ia punya visi menjadikan IKA Unpad Pengkot Bandung sebagai gerakan yang solid, terbuka, dan berdampak nyata bagi anak muda melalui kolaborasi sederhana, dekat, dan berkelanjutan.
Misinya, menguatkan koneksi alumni lintas generasi berbasis kolaborasi, bukan bersekat jabatan. Menciptakan program nyata yang langsung dirasakan anak muda dan masyarakat. Mendorong pertumbuhan ekonomi alumni melalui digitalisasi dan UMKM.
Menjadikan IKA Unpad ruang terbuka yang hangat, santai, dan produktif, yaitu menghadirkan gerakan sosial dan lingkungan sederhana, tetapi berdampak besar.
Adapun program kerja unggulan yang pertama adalah Alumni on Class; kedua, Manis Dikurangi, gerakan hidup sehat, konsepnya kampanye hidup sehat dan kurangi gula berlebih; ketiga, Alumni Base Camp – sekretariat dan café kolaborasi alumni, konsepnya ruang nongkrong UMKM dan diskusi tanpa sekat; keempat, Alumni Market Hub, digitalisasi UMKM alumni dengan konsep guyub digital untuk ekonomi alumni; kelima, Ngopi Tanpa Sekat, yaitu alumni ngobrol rutin, konsep ngopi santai lintas angkatan; dan keenam, Alumni Green Action – gerakan lingkungan alumni, konsepnya aksi lingkungan sederhana tetapi konsisten, taglinenya "Gerak Kecil Dampak Besar – Alumni Hijau, Bumi Lebih Maju", fokusnya bersih lingkungan, kurangi sampah plastik, dan aksi sosial hijau di Kota Bandung.
Ketua SC (Steering Committee) Musyawarah Kota, Adang Muhammad Tsaury, berharap visi-misi para calon ketua ini bukan hanya lips service, tetapi bagaimana menjalankan visi-misi tersebut dengan baik.
![]() |
| Sekjen IKA Unpad Pusat, Yhodisman Soratha: Harus ramai, tetapi tetap guyub. (Foto: Asep GP) |
Adang juga berharap sama, IKA Unpad Pengkot Bandung ada sinergitas dengan Pemkot Bandung. Sebab, kata dia, karena Unpad adalah Bandung dan Bandung adalah Unpad. Maka Bandung dan Unpad harus sama-sama ngapung ka jomantara.
"Ke depannya IKA Pengkot Kota Bandung harus ada sinergi dengan Pemkot Bandung karena kebetulan wali kotanya dari Unpad juga. Jadi artinya kita bisa sinergi dengan pekerjaan yang dilakukan Pemkot Bandung. Sekarang alumni Unpad yang ada di Kota Bandung ini ada puluhan ribu dan sudah tersaring 1.500 di kedinasan dan lainnya di Pemkot Bandung," kata Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan Baznas Kota Bandung yang baru saja dilantik wali kota.
Adang yang juga sangat mengapresiasi proses pemilihan Ketua IKA Unpad Pengkot Bandung ini berjalan baik dan berbeda dengan tahun sebelumnya. "Kalau menilik pemilihan tahun sebelumnya tidak ada kekuatan seperti sekarang ini. Nah, semoga ini menjadi role model untuk daerah lain. Semoga IKA Unpad Pengkot Bandung punya marwah yang bagus untuk kita semua," harapnya.
Zakky Faisal, Ketua OC (Organizing Committee) untuk Muskot dan Pemilihan Ketua IKA Unpad Pengkot Bandung, berharap empat calon ini bisa berkompetisi dengan baik, sehat, dan ketua terpilih nanti bisa berkolaborasi dengan Unpad serta ikut membangun Kota Bandung.
Zakky juga mengatakan, "Mohon dukungan semua teman alumni yang berada di Kota Bandung untuk menyukseskan acara. Semoga ini bisa memperbesar silaturahmi kita dan bersinergi ke depannya," katanya sambil mengumumkan jadwal ke depannya. Setelah penetapan calon ini, rencananya akan ada debat kandidat atau diskusi di salah satu stasiun TV swasta pada 6 Juli 2026.
"Ke depannya IKA Pengkot Kota Bandung harus ada sinergi dengan Pemkot Bandung karena kebetulan wali kotanya dari Unpad juga. Jadi artinya kita bisa sinergi dengan pekerjaan yang dilakukan Pemkot Bandung. Sekarang alumni Unpad yang ada di Kota Bandung ini ada puluhan ribu dan sudah tersaring 1.500 di kedinasan dan lainnya di Pemkot Bandung," kata Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan Baznas Kota Bandung yang baru saja dilantik wali kota.
Adang yang juga sangat mengapresiasi proses pemilihan Ketua IKA Unpad Pengkot Bandung ini berjalan baik dan berbeda dengan tahun sebelumnya. "Kalau menilik pemilihan tahun sebelumnya tidak ada kekuatan seperti sekarang ini. Nah, semoga ini menjadi role model untuk daerah lain. Semoga IKA Unpad Pengkot Bandung punya marwah yang bagus untuk kita semua," harapnya.
Zakky Faisal, Ketua OC (Organizing Committee) untuk Muskot dan Pemilihan Ketua IKA Unpad Pengkot Bandung, berharap empat calon ini bisa berkompetisi dengan baik, sehat, dan ketua terpilih nanti bisa berkolaborasi dengan Unpad serta ikut membangun Kota Bandung.
Zakky juga mengatakan, "Mohon dukungan semua teman alumni yang berada di Kota Bandung untuk menyukseskan acara. Semoga ini bisa memperbesar silaturahmi kita dan bersinergi ke depannya," katanya sambil mengumumkan jadwal ke depannya. Setelah penetapan calon ini, rencananya akan ada debat kandidat atau diskusi di salah satu stasiun TV swasta pada 6 Juli 2026.
![]() |
| (Foto: Asep GP) |
Tentu saja Sekjen IKA Unpad Pusat, Yhodisman Soratha, menyambut baik proses rutin ini. Setiap kepengurusan ada periodisasinya, katanya. Oleh karena itu, mewakili pengurus pusat, ia berharap proses pemilihan IKA Unpad Pengkot Bandung berjalan ramai tetapi guyub dan melahirkan ketua yang bisa diterima oleh banyak kelompok, banyak pihak, atau para alumni, khususnya di Kota Bandung.
Kang Odis juga berharap Pengkot Bandung ini jadi pemersatu karena menurutnya bagaimanapun Bandung ini parameternya Unpad, bisa dikatakan ibu kotanya Pajajaran, walau sekarang sudah pindah ke Sumedang (Jatinangor).
Dan alumni Unpad harus berkiprah di mana pun mereka berada. Kontribusinya bukan hanya ke pemerintah saja, tetapi ke masyarakat juga. "Nah, kebetulan kan seingat saya banyak alumni kita yang berkiprah di pemerintahan di Kota Bandung, baik legislatif, eksekutif, maupun yudikatif. Buat saya dengan sendirinya mereka harus punya kontribusi positif di bidangnya masing-masing. Kalau dari calon yang empat ini ada yang dari bisnis atau pegiat sosial, itu kan juga harus berkontribusi pada bidang pilihannya masing-masing," katanya.
Jadi intinya, kata Kang Odis, Pemilihan Ketua IKA Unpad Pengkot Bandung ini, pertama, harus ramai tetapi tetap menjaga keguyuban. Kedua, bisa menghasilkan ketua yang bisa mengayomi semua karena alumni Unpad di Bandung banyak sekali. Ketiga, ada kontribusi nyata empat tahun ke depan setelah terpilih, baik ke pemerintahan maupun ke masyarakat. "Dan jangan lupa kudu mulang tarima ka kampus, ka almamater tercinta," pungkasnya. (Asep GP)***
Kang Odis juga berharap Pengkot Bandung ini jadi pemersatu karena menurutnya bagaimanapun Bandung ini parameternya Unpad, bisa dikatakan ibu kotanya Pajajaran, walau sekarang sudah pindah ke Sumedang (Jatinangor).
Dan alumni Unpad harus berkiprah di mana pun mereka berada. Kontribusinya bukan hanya ke pemerintah saja, tetapi ke masyarakat juga. "Nah, kebetulan kan seingat saya banyak alumni kita yang berkiprah di pemerintahan di Kota Bandung, baik legislatif, eksekutif, maupun yudikatif. Buat saya dengan sendirinya mereka harus punya kontribusi positif di bidangnya masing-masing. Kalau dari calon yang empat ini ada yang dari bisnis atau pegiat sosial, itu kan juga harus berkontribusi pada bidang pilihannya masing-masing," katanya.
Jadi intinya, kata Kang Odis, Pemilihan Ketua IKA Unpad Pengkot Bandung ini, pertama, harus ramai tetapi tetap menjaga keguyuban. Kedua, bisa menghasilkan ketua yang bisa mengayomi semua karena alumni Unpad di Bandung banyak sekali. Ketiga, ada kontribusi nyata empat tahun ke depan setelah terpilih, baik ke pemerintahan maupun ke masyarakat. "Dan jangan lupa kudu mulang tarima ka kampus, ka almamater tercinta," pungkasnya. (Asep GP)***
Panitia Pemilihan Ketua IKA Unpad Pengkot Bandung Tetapkan 4 Calon Ketua: Para Calon Ketua Siap Berkontribusi pada Kampus, Masyarakat, dan Pemerintah Kota Bandung
Posted by
Tatarjabar.com on Friday, June 26, 2026
![]() |
| Panitia dan para calon Ketua IKA Unpad Pengkot Bandung Periode 2026–2030. (Foto: Asep GP) |
Musyawarah Kota dan Pemilihan Ketua IKA Unpad Pengurus Kota Bandung 2026–2030 akhirnya mencapai tahap penetapan calon Ketua IKA Unpad Pengurus Kota Bandung, setelah para calon ketua mengembalikan formulir pendaftaran yang terakhir ditutup pada Rabu, 24 Juni 2026, di Bale Alumni, Jl. Dipatiukur No. 35, Bandung.
Dari 6 (enam) peminat, ada 4 (empat) calon yang akhirnya mengembalikan formulir sebagai calon Ketua IKA Unpad Pengurus Kota Bandung.
![]() |
| Dicky Wishnumulya Ristandi menguatkan koneksi alumni lintas generasi berbasis kolaborasi, bukan bersekat jabatan. (Foto: Asep GP) |
Semua calon ketua yang mengembalikan formulir kemudian terverifikasi secara administratif sehingga langsung dilakukan pengundian nomor urut, dan hasilnya berdasarkan nomor urut berikut:
- Dicky Wishnumulya Ristandi / Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik (FISIP) 1994
- M. Bayu Wardiansyah / Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) 2005
- Agung Firmansyah Sumantri / Fakultas Kedokteran (FK) 2000
- Ikhsan Tanuwijaya / FISIP 2005.
![]() |
| Bayu Wardiansyah (kiri, baju putih) menyerahkan formulir pendaftaran. (Foto: Asep GP) |
Agung Firmansyah dalam visi-misinya menyampaikan, IKA Unpad Pengkot Bandung harus jadi wadah ikatan alumni yang bisa berkolaborasi dengan tiap angkatan, lintas fakultas, lintas generasi, untuk maju bersama, berkembang aktif untuk almamater dan Kota Bandung yang kita cintai.
Agung juga ingin menjadikan IKA Unpad Pengkot Bandung ini menjadi wadah besar untuk berkontribusi kepada Kota Bandung karena "Unpad adalah Bandung, Bandung adalah Unpad". Untuk itulah dia berharap dalam membangun sebuah kota kita harus bekerja secara keseluruhan, bekerja secara pentahelix, pendekatan kolaboratif menyatukan pemerintah, akademisi, pelaku bisnis, komunitas/masyarakat, dan media.
"Kita harus memunculkan ide-ide baru untuk Kota Bandung yang kita cintai dan tentunya IKA Unpad Pengkot Kota Bandung ini harus jadi corong, jadi yang terdepan untuk IKA Pengkot-Pengkot lainnya. Semoga apa yang kita harapkan, apa yang kita cita-citakan diridai Allah," ujarnya.
Agung juga ingin menjadikan IKA Unpad Pengkot Bandung ini menjadi wadah besar untuk berkontribusi kepada Kota Bandung karena "Unpad adalah Bandung, Bandung adalah Unpad". Untuk itulah dia berharap dalam membangun sebuah kota kita harus bekerja secara keseluruhan, bekerja secara pentahelix, pendekatan kolaboratif menyatukan pemerintah, akademisi, pelaku bisnis, komunitas/masyarakat, dan media.
"Kita harus memunculkan ide-ide baru untuk Kota Bandung yang kita cintai dan tentunya IKA Unpad Pengkot Kota Bandung ini harus jadi corong, jadi yang terdepan untuk IKA Pengkot-Pengkot lainnya. Semoga apa yang kita harapkan, apa yang kita cita-citakan diridai Allah," ujarnya.
![]() |
| Agung Firmansyah Sumantri: IKA Unpad menjadi wadah besar untuk berkontribusi kepada Kota Bandung. (Foto: Asep GP) |
Senada dengan hal itu, calon ketua lainnya, Bayu Wardiansyah, kepada wartawan mengatakan, akan menjadikan IKA Unpad Pengkot Bandung ini menjadi wadah alumni Unpad yang ada di Kota Bandung agar bisa berkolaborasi, berdaya, dan tumbuh bersama, bisa memberikan dampak untuk Kota Bandung, almamater, dan alumni sendiri.
Demikian juga dengan Dicky Wishnumulya, ia punya visi menjadikan IKA Unpad Pengkot Bandung sebagai gerakan yang solid, terbuka, dan berdampak nyata bagi anak muda melalui kolaborasi sederhana, dekat, dan berkelanjutan.
Misinya, menguatkan koneksi alumni lintas generasi berbasis kolaborasi, bukan bersekat jabatan. Menciptakan program nyata yang langsung dirasakan anak muda dan masyarakat. Mendorong pertumbuhan ekonomi alumni melalui digitalisasi dan UMKM.
Menjadikan IKA Unpad ruang terbuka yang hangat, santai, dan produktif, yaitu menghadirkan gerakan sosial dan lingkungan sederhana, tetapi berdampak besar.
Adapun program kerja unggulan yang pertama adalah Alumni on Class; kedua, Manis Dikurangi, gerakan hidup sehat, konsepnya kampanye hidup sehat dan kurangi gula berlebih; ketiga, Alumni Base Camp – sekretariat dan café kolaborasi alumni, konsepnya ruang nongkrong UMKM dan diskusi tanpa sekat; keempat, Alumni Market Hub, digitalisasi UMKM alumni dengan konsep guyub digital untuk ekonomi alumni; kelima, Ngopi Tanpa Sekat, yaitu alumni ngobrol rutin, konsep ngopi santai lintas angkatan; dan keenam, Alumni Green Action – gerakan lingkungan alumni, konsepnya aksi lingkungan sederhana tetapi konsisten, taglinenya "Gerak Kecil Dampak Besar – Alumni Hijau, Bumi Lebih Maju", fokusnya bersih lingkungan, kurangi sampah plastik, dan aksi sosial hijau di Kota Bandung.
Ketua SC (Steering Committee) Musyawarah Kota, Adang Muhammad Tsaury, berharap visi-misi para calon ketua ini bukan hanya lips service, tetapi bagaimana menjalankan visi-misi tersebut dengan baik.
Demikian juga dengan Dicky Wishnumulya, ia punya visi menjadikan IKA Unpad Pengkot Bandung sebagai gerakan yang solid, terbuka, dan berdampak nyata bagi anak muda melalui kolaborasi sederhana, dekat, dan berkelanjutan.
Misinya, menguatkan koneksi alumni lintas generasi berbasis kolaborasi, bukan bersekat jabatan. Menciptakan program nyata yang langsung dirasakan anak muda dan masyarakat. Mendorong pertumbuhan ekonomi alumni melalui digitalisasi dan UMKM.
Menjadikan IKA Unpad ruang terbuka yang hangat, santai, dan produktif, yaitu menghadirkan gerakan sosial dan lingkungan sederhana, tetapi berdampak besar.
Adapun program kerja unggulan yang pertama adalah Alumni on Class; kedua, Manis Dikurangi, gerakan hidup sehat, konsepnya kampanye hidup sehat dan kurangi gula berlebih; ketiga, Alumni Base Camp – sekretariat dan café kolaborasi alumni, konsepnya ruang nongkrong UMKM dan diskusi tanpa sekat; keempat, Alumni Market Hub, digitalisasi UMKM alumni dengan konsep guyub digital untuk ekonomi alumni; kelima, Ngopi Tanpa Sekat, yaitu alumni ngobrol rutin, konsep ngopi santai lintas angkatan; dan keenam, Alumni Green Action – gerakan lingkungan alumni, konsepnya aksi lingkungan sederhana tetapi konsisten, taglinenya "Gerak Kecil Dampak Besar – Alumni Hijau, Bumi Lebih Maju", fokusnya bersih lingkungan, kurangi sampah plastik, dan aksi sosial hijau di Kota Bandung.
Ketua SC (Steering Committee) Musyawarah Kota, Adang Muhammad Tsaury, berharap visi-misi para calon ketua ini bukan hanya lips service, tetapi bagaimana menjalankan visi-misi tersebut dengan baik.
![]() |
| Sekjen IKA Unpad Pusat, Yhodisman Soratha: Harus ramai, tetapi tetap guyub. (Foto: Asep GP) |
Adang juga berharap sama, IKA Unpad Pengkot Bandung ada sinergitas dengan Pemkot Bandung. Sebab, kata dia, karena Unpad adalah Bandung dan Bandung adalah Unpad. Maka Bandung dan Unpad harus sama-sama ngapung ka jomantara.
"Ke depannya IKA Pengkot Kota Bandung harus ada sinergi dengan Pemkot Bandung karena kebetulan wali kotanya dari Unpad juga. Jadi artinya kita bisa sinergi dengan pekerjaan yang dilakukan Pemkot Bandung. Sekarang alumni Unpad yang ada di Kota Bandung ini ada puluhan ribu dan sudah tersaring 1.500 di kedinasan dan lainnya di Pemkot Bandung," kata Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan Baznas Kota Bandung yang baru saja dilantik wali kota.
Adang yang juga sangat mengapresiasi proses pemilihan Ketua IKA Unpad Pengkot Bandung ini berjalan baik dan berbeda dengan tahun sebelumnya. "Kalau menilik pemilihan tahun sebelumnya tidak ada kekuatan seperti sekarang ini. Nah, semoga ini menjadi role model untuk daerah lain. Semoga IKA Unpad Pengkot Bandung punya marwah yang bagus untuk kita semua," harapnya.
Zakky Faisal, Ketua OC (Organizing Committee) untuk Muskot dan Pemilihan Ketua IKA Unpad Pengkot Bandung, berharap empat calon ini bisa berkompetisi dengan baik, sehat, dan ketua terpilih nanti bisa berkolaborasi dengan Unpad serta ikut membangun Kota Bandung.
Zakky juga mengatakan, "Mohon dukungan semua teman alumni yang berada di Kota Bandung untuk menyukseskan acara. Semoga ini bisa memperbesar silaturahmi kita dan bersinergi ke depannya," katanya sambil mengumumkan jadwal ke depannya. Setelah penetapan calon ini, rencananya akan ada debat kandidat atau diskusi di salah satu stasiun TV swasta pada 6 Juli 2026.
"Ke depannya IKA Pengkot Kota Bandung harus ada sinergi dengan Pemkot Bandung karena kebetulan wali kotanya dari Unpad juga. Jadi artinya kita bisa sinergi dengan pekerjaan yang dilakukan Pemkot Bandung. Sekarang alumni Unpad yang ada di Kota Bandung ini ada puluhan ribu dan sudah tersaring 1.500 di kedinasan dan lainnya di Pemkot Bandung," kata Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan Baznas Kota Bandung yang baru saja dilantik wali kota.
Adang yang juga sangat mengapresiasi proses pemilihan Ketua IKA Unpad Pengkot Bandung ini berjalan baik dan berbeda dengan tahun sebelumnya. "Kalau menilik pemilihan tahun sebelumnya tidak ada kekuatan seperti sekarang ini. Nah, semoga ini menjadi role model untuk daerah lain. Semoga IKA Unpad Pengkot Bandung punya marwah yang bagus untuk kita semua," harapnya.
Zakky Faisal, Ketua OC (Organizing Committee) untuk Muskot dan Pemilihan Ketua IKA Unpad Pengkot Bandung, berharap empat calon ini bisa berkompetisi dengan baik, sehat, dan ketua terpilih nanti bisa berkolaborasi dengan Unpad serta ikut membangun Kota Bandung.
Zakky juga mengatakan, "Mohon dukungan semua teman alumni yang berada di Kota Bandung untuk menyukseskan acara. Semoga ini bisa memperbesar silaturahmi kita dan bersinergi ke depannya," katanya sambil mengumumkan jadwal ke depannya. Setelah penetapan calon ini, rencananya akan ada debat kandidat atau diskusi di salah satu stasiun TV swasta pada 6 Juli 2026.
![]() |
| (Foto: Asep GP) |
Tentu saja Sekjen IKA Unpad Pusat, Yhodisman Soratha, menyambut baik proses rutin ini. Setiap kepengurusan ada periodisasinya, katanya. Oleh karena itu, mewakili pengurus pusat, ia berharap proses pemilihan IKA Unpad Pengkot Bandung berjalan ramai tetapi guyub dan melahirkan ketua yang bisa diterima oleh banyak kelompok, banyak pihak, atau para alumni, khususnya di Kota Bandung.
Kang Odis juga berharap Pengkot Bandung ini jadi pemersatu karena menurutnya bagaimanapun Bandung ini parameternya Unpad, bisa dikatakan ibu kotanya Pajajaran, walau sekarang sudah pindah ke Sumedang (Jatinangor).
Dan alumni Unpad harus berkiprah di mana pun mereka berada. Kontribusinya bukan hanya ke pemerintah saja, tetapi ke masyarakat juga. "Nah, kebetulan kan seingat saya banyak alumni kita yang berkiprah di pemerintahan di Kota Bandung, baik legislatif, eksekutif, maupun yudikatif. Buat saya dengan sendirinya mereka harus punya kontribusi positif di bidangnya masing-masing. Kalau dari calon yang empat ini ada yang dari bisnis atau pegiat sosial, itu kan juga harus berkontribusi pada bidang pilihannya masing-masing," katanya.
Jadi intinya, kata Kang Odis, Pemilihan Ketua IKA Unpad Pengkot Bandung ini, pertama, harus ramai tetapi tetap menjaga keguyuban. Kedua, bisa menghasilkan ketua yang bisa mengayomi semua karena alumni Unpad di Bandung banyak sekali. Ketiga, ada kontribusi nyata empat tahun ke depan setelah terpilih, baik ke pemerintahan maupun ke masyarakat. "Dan jangan lupa kudu mulang tarima ka kampus, ka almamater tercinta," pungkasnya. (Asep GP)***
Kang Odis juga berharap Pengkot Bandung ini jadi pemersatu karena menurutnya bagaimanapun Bandung ini parameternya Unpad, bisa dikatakan ibu kotanya Pajajaran, walau sekarang sudah pindah ke Sumedang (Jatinangor).
Dan alumni Unpad harus berkiprah di mana pun mereka berada. Kontribusinya bukan hanya ke pemerintah saja, tetapi ke masyarakat juga. "Nah, kebetulan kan seingat saya banyak alumni kita yang berkiprah di pemerintahan di Kota Bandung, baik legislatif, eksekutif, maupun yudikatif. Buat saya dengan sendirinya mereka harus punya kontribusi positif di bidangnya masing-masing. Kalau dari calon yang empat ini ada yang dari bisnis atau pegiat sosial, itu kan juga harus berkontribusi pada bidang pilihannya masing-masing," katanya.
Jadi intinya, kata Kang Odis, Pemilihan Ketua IKA Unpad Pengkot Bandung ini, pertama, harus ramai tetapi tetap menjaga keguyuban. Kedua, bisa menghasilkan ketua yang bisa mengayomi semua karena alumni Unpad di Bandung banyak sekali. Ketiga, ada kontribusi nyata empat tahun ke depan setelah terpilih, baik ke pemerintahan maupun ke masyarakat. "Dan jangan lupa kudu mulang tarima ka kampus, ka almamater tercinta," pungkasnya. (Asep GP)***
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)












No comments :
Post a Comment