Home » Posts filed under Sosial Politik
Showing posts with label Sosial Politik. Show all posts
Tuesday, September 26, 2023
![]() |
| Riani Soedarmo, Koordinator Juragan Jabar, siap menangkan Ganjar Pranowo (Foto Dok. Juragan Jabar) |
“Juragan (Jaringan Rakyat Untuk Ganjar), dibentuk untuk menjalin kerjasama antar relawan dan masyarakat umum untuk memenangkan Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024.
Dengan Koordinator Nasional Majen TNI (Pur) H.TB Hasanuddin dan Koordinator Jabar Riani Soedarmo, siap mengantarkan Ganjar Pranowo menjadi Presiden RI di Pilpres 2024 nanti.” Demikian dikatakan Koordinator Juragan Jabar Riani Soedarmo, dalam siaran persnya kepada redaksi.
![]() |
| Seribu layang-layang untuk Ganjar (Foto. Dok Juragan Jabar) |
JURAGAN dalam kiprahnya selama ini sudah melakukan deklarasi di berbagai kota di Jawa Barat dan setelah itu kami meresmikan sekretariat JURAGAN di Jl. Merak No. 2 Bandung (C59) (IG, FB, Tiktok, Twitter, Treads, Youtobe @Juraganrelawanjabar), dengan harapan tempat tersebut menjadi payung bagi orang lain, khususnya di Kota Bandung. Kata Riani.
![]() |
| Peduli Stunting (Dok. Juragan Jabar) |
Adapun kelanjutan program yang sudah JURAGAN wujudkan kepada masyarakat yaitu: “Workshop Pancasila JURAGAN (Jaringan Rakyat untuk Ganjar)”, yang berlangsung di Cigugur Girang, Parongpong Lembang, Kabupaten Bandung Barat, tanggal 1 Juni 2023; “Train of Trainer” –Kewirausahaan Berbasis Pancasila, berlangsung di Jl. Merak No. 2 Bandung (C 59), tanggal 27 Juli 2023; “Sarasehan Pancasila” di Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, tanggal 14 Agustus 2023; “Peduli Stunting – Peduli Bangsa” – Bakti Sosial Pembagian Gizi Untuk Bayi dan anak Usia 5 Tahun, bekerjasama dengan 5 RW, di Gang Sadireja Cikaso, Kel. Sukamaju Kec. Cibeunying Kidul, Kota Bandung, tanggal 30 Agustus 2023.
![]() |
| Pemasangan Baliho dibeberapa Kecamatan di Kab Bandung Barat |
Serta masih ada beberapa kegiatan yang akan dikerjakan pada pekan ini, seperti: Pemeriksaan Kesehatan dan Pembagian Vit.C, Gratis untuk pengemudi Ojek Online di Kota Bandung, pada 1 Oktober 2023; Pemeriksaan Kesehatan Masyarakat Desa Sadangmekar, Cipada, Singapura, Cikalong, Selaawi, Kabupaten Bandung Barat dan sekitarnya selama beberapa Minggu ke depan ; Pembuatan 1000 layang-layang untuk diterbangkan bersama kaum Milenial; Pembuatan Kebutuhan Sosialisasi kampanye (spanduk, stiker, kaos, topi, tas); Juragan juga akan memproduksi kurang lebih 1000 bendera untuk dibagikan dan dipasang di perahu Nelayan; Pencegahan Stunting akan direalisasikan di wilayah Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, dan Sosialisasi dan Aspirasi Masyarakat Kabupaten Bandung Barat.
![]() |
| Pembinaan Pencak Silat |
Selain itu kata Riani, JURAGAN Jabar juga membuka simpul-simpul suara di wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB), ini sangat beralasan sebab : Luas Wilayah Kabupaten Bandung Barat : 1.305.77 ha; Terdiri dari 16 Kecamatan dan 165 Desa; Jumlah Penduduk 1.814.226, serta, Jumlah Pemilih DPS/ 1.799.495
Dengan hasil rekap Pileg 2019: Gerindra : 463.231, Golkar : 433.249, PKS : 371.251, PDIP: 357.145, Demokrat : 265.700, PKB : 235.607, Nasdem : 206.603, PAN : 144.832,Perindo: 86.086, PPP : 67.232, Berkarya : 64.845, PSI : 44.278, PBB : 39.934, Hanura : 17.813, Garuda : 10.787, dan PKPI : 7.139.
“Maka dari itu, Juragan membentuk Korwil Kabupaten Bandung Barat, dan selanjutnya kami akan segera melaksanakan tugas membuka simpul-simpul yang masih abu-abu di wilayah padat penduduk Kota Bandung, lalu bergeser menuju Purwakarta dan sekitarnya. Pokoknya Juragan Jabar siap memenangkan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 nanti,“ pungkas Riani. (Rls/AGP)***
Tatarjabar.com
September 26, 2023
CB Blogger
Indonesia
JURAGAN JABAR Siap Memenangkan Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024
Riani Soedarmo, Koordinator Juragan Jabar, siap menangkan Ganjar Pranowo (Foto Dok. Juragan Jabar) “Juragan (Jaringan Rakyat Untuk Ganjar),...
Saturday, September 23, 2023
![]() |
| Antusias menyimak paparan nara sumber |
Setelah sukses menggelar Sarasehan Pancasila bersama para warga RW 08 Citamiang, Sukamaju, Kecamatan Cibeunying Kidul Kota Bandung beberapa waktu yang lalu, Komunitas dari kota Bandung yaitu Aliansi Bandung Cinta Damai (ABCD), Mawas Centre,dan Kussallamitta kembali menyelenggarakan “Sarasehan Pancasila” . Kali ini mereka bekerja sama dengan Karang Taruna Kelurahan Sukamaju.
![]() |
| Furqon tengah memberi pemahaman Pancasila kepada warga |
Acara yang berlangsung di Balai KUA RW. 02 Cikaso Selatan, Sukamaju, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung ini dihadiri kurang lebih 60 remaja putra-putri Cikaso, Karang Taruna serta warga yang mengikuti dengan antusias selama kegiatan berlangsung, Jumat (22/9/2023).
![]() |
| Kang Agi Ketua Karta Sukamaju dan Kang Arya (Foto Dok. Panitia) |
Hadir juga dalam kesempatan tersebut Satrio Utomo Desiree (wakil dari Mawas Centre), Lanny, Ocha, Lies, Vero (wakil dari ABCD) serta Teh Irma dari Kussallamitta, Agi Muhammad (Ketua Karang Taruna Kelurahan Sukamaju) dan Kang Arya (ketua Pelaksana).
Sarasehan Pancasila ini tujuannya untuk lebih mengenalkan lagi semua Gambar Lambang Negara. Hal tersebut diakui Furqon AMC selaku pembicara Sarasehan Pancasila, bahwa masyarakat selama ini kurang memahami Pancasila. Oleh karena itu masyarakat harus diberi wawasan Pancasila sebagai pedoman hidup berbangsa dan bernegara di Indonesia. “Dalam sarasehan ini kami akan berusaha menjelaskan tentang Lambang Negara Garuda Pancasila beserta makna dan butir-butir Pancasila,“ demikian kata Furqon.
Hal senada diungkapkan Desiree dan Satrio Utomo, wakil dari Mawas (Manusia Welas Asih) Centre. “Kami harapkan Pancasila tidak hilang ditelan zaman dan semakin dekat dengan masyarakat,” ujarnya.
Pihak Karang Taruna pun menyambut baik Acara Sarasehan pancasila tersebut. “Acara seperti ini tentunya bagus untuk memberi inspirasi anak muda supaya lebih paham terhadap pancasila, dan kami siap menjadi pelopor panitia untuk Sarasehan Karya Tingkat Kota Bandung,“ demikian kata Agi Muhammad. (AGP)***
Sarasehan Pancasila di Cikaso Selatan Bandung : Agar Pancasila Semakin Dekat Dengan Masyarakat
Antusias menyimak paparan nara sumber Setelah sukses menggelar Sarasehan Pancasila bersama para warga RW 08 Citamiang, Sukamaju, Kecamata...
Sunday, September 10, 2023
![]() |
| Furqan AMC Sedang Memaparkan Pancasila di Depan Peserta Saresehan (Foto Asep GP) |
Dalam rangka menyambut HUT Kota Bandung, Komunitas Aliansi Bandung Cinta Damai (ABCD), Komunitas Budaya Kusallamita, dan Mawas (Manusia Welas Asih Semesta) Centre bekerja sama dengan RW 08 Sukamaju, Cibeunying Kidul, mengadakan “Saresehan Pancasila”.
Acara digelar di Balai RW 08 Jalan Citamiang, Sukamaju, Kec. Cibeunying Kidul Kota Bandung, Jumat (8/9/2023) dan diikuti oleh hampir lima puluhan orang dari ikatan motoris, kader wilayah dan warga yang dengan khidmat mendengarkan pemaparan Pembicara, Furqan AMC.
Hadir juga dalam kesempatan tersebut, Ketua ABCD Toni Ellen, Satrio Utomo (Penasihat Mawas Centre), juga ketua komunitas lainnya seperti Dr. Ati Basuki, Desiree, Ketua RW 08 Sukamaju Cibeunying Kidul Teddy Sulaksana, Irma Basuki, Vero, dsb.
![]() |
| Para Penyelenggara (Dari Kiri) Toni Ellen, Satrio Utomo dan Irma Kusallamita (Foto Asep GP) |
Pancasila, kata Toni Ellen, bukan hanya sebagai Lambang Negara Indonesia, tapi harus dipahami sebagai pedoman/cara hidup berbangsa dan bernegara bangsa Indonesia yang terbiasa bergotong-royong.
Saresehan pancasila ini tujuannya untuk lebih mengenal Pancasila dan lebih meneladani butir-butir sila dari Pancasila. Agar Pancasila tidak luntur oleh pergeseran waktu dan generasi.
![]() |
| Teddy Sulaksana Ketua RW 08, Dari Zaman Ke Zaman Pancasila Hampir Terlupakan (Foto Asep GP) |
“Acara Saresehan Pancasila ini tujuannya untuk mempertajam pemahaman Pancasila bukan hanya sekedar Lambang Negara tapi sebagai cara hidup kita sebagai bangsa Indonesia yang terbiasa gotong- royong. Kita semua berharap dengan lebih mengenal Pancasila, kita bisa menunaikan hidup secara Pancasila, saling mengasihi dan menyayangi hidup rukun damai selamanya,” demikian kata Toni.
Menurut Toni komunitasnya juga komunitas lainnya, menggelar acara seperti ini sudah berjalan sekitar 2 tahun. Blusukan masuk ke lingkungan masyarakat, baik itu bekerja sama dengan Rt/Rw, kelurahan, pesantren, sekolah juga masuk ke semua komunitas, mau komunitas motor, touring, komunitas sepeda. “Kalau ingin lebih mendalami Pancasila, siapa pun, hayu undang kita, mau di grup pengajian atau gereja pun mangga,“ kata Toni sambil memberikan nomer HPnya : 089673108969.
![]() |
| Panitia, Pembicara, dan Para Peserta Saresehan Pancasila (Foto Asep GP) |
“Kalau di Bandung sering kita lakukan, kita pernah di NuArt (Jalan Setra Duta Bandung) mengundang berbagai komunitas, juga di SPLB Cihampelas, di BTC, jadi siapa pun komunitas apapun boleh mengundang kita. Pokoknya yang menurut berita bahwa anak-anak muda kita tidak Pancasilais, hayu kita lawan. Hayu kita perkenalkan kembali mereka pada Pancasila,“ katanya serius.
Sementara itu Satrio Utumo, menilai bahwa acara saresehan Pancasila ini bukan untuk “mengajari” tapi untuk sama-sama belajar. “Ini salah satu usaha kita untuk meminimalisir penyimpangan Pancasila,” tegasnya.
Bagi Satrio Pancasila itu sebuah gambaran gotong-royong/bersatu. Kalau kita benar-benar menjalankan gorong-royong tidak akan ada yang besikap egois mau untung sendiri, kalau senang sama-sama senang, susah sama-sama susah, semuanya jadi lebih ringan. “Jadi kaya acara ini, kita tidak harus mengeluarkan modal besar karena gotong-royong itu tadi, jadi lebih ringan“.
![]() |
| (Foto Asep GP) |
Demikian juga ketika Pemilu 2019 ada usaha membenturkan antar umat agama, dengan adanya gambaran Pancasila - Ketuhanan Yang Maha Esa, semuanya bisa diminimalisir.
Sementara Teddy Sulaksana Ketua RW 08 Sukamajau Cibeunying Kidul, sangat menyambut baik acara saresehan Pancasila yang digelar di daerahnya ini. “Dengan adanya kegiatan ini, jadi ada segi positifnya, warga jadi mengenal Pancasila, sebab dari zaman ke zaman pancasila itu hampir terlupakan. Nah dengan adanya pencerahan ini semoga bermanfaat bagi warga kami,“ pungkasnya. (Asep GP)***
Tatarjabar.com
September 10, 2023
CB Blogger
Indonesia
Saresehan Pancasila Sebagai landasan Kehidupan Berbangsa di Negara Kesatuan RI
Furqan AMC Sedang Memaparkan Pancasila di Depan Peserta Saresehan (Foto Asep GP) Dalam rangka menyambut HUT Kota Bandung, Komunitas Aliansi...
Wednesday, August 30, 2023
![]() |
| Riani Soedarmo (ketiga dari kanan) Mari kita tekan angka stunting di Kota Bandung (Foto. Dok Vero) |
Relawan JURAGAN (Jaringan Rakyat untuk Ganjar) pada hari Rabu, (30/8/2023) bekerjasama dengan 5 RW, mengadakan Bakti Sosial berupa pembagian 150 paket gizi balita hingga usia 5 tahun. Kegiatan berlagsung di Balai RW 06, Gang Sadireja, Sukamaju – Cibeunying Kidul - Kota Bandung.
Menurut Riani Soedarmo Ketua/Koordinator Utama JURAGAN GANJAR kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi semua pihak agar bersama-sama menekan angka stunting di Kota Bandung dan sekitarnya.
![]() |
| Ketua JURAGAN GANJAR Riani Soedarmo (Kaos Hitam Kerah Merah) di antara para balita dan anak (Foto. Dok. Vero) |
“Alhamdulillah acara ini sangat lancar dan mendapat sambutan hangat dan antusiasme masyarakat karena masyarakat pada dasarnya memang membutuhkan kegiatan nyata yang langsung menyentuh mereka,” kata Riani Soedarmo gembira.
Acara yang dimulai Pk.08.00 ini usai menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, doa, dan sambutan, Koordinator Utama JURAGAN, langsung memberikan paket gizi balita dan wortel dan dilanjutkan dialog/ arahan mengenai gizi buruk dan perkembangan balita. Paket gizi yang dibagikan itu berupa kacang hijau, telur rebus, pisang, susu dan biskuit. (AGP***)
Tatarjabar.com
August 30, 2023
CB Blogger
Indonesia
Relawan JURAGAN Bagikan Paket Gizi 150 Balita & Anak - Tekan Angka Stunting Di Bandung
Riani Soedarmo (ketiga dari kanan) Mari kita tekan angka stunting di Kota Bandung (Foto. Dok Vero) Relawan JURAGAN (Jaringan Rakyat untuk Ga...
Friday, August 18, 2023
![]() |
| Foto Asep GP |
Pada hari Kamis, tanggal 10 Agustus 2023 berlangsung Focus Group Discussion (FGD) antara Ketua DPD RI dan para Inohong/Tokoh Jawa Barat di Hotel Horison Bandung, Jl. Pelajar Pejuang 45 No. 121 Kota Bandung.
Acara Membedah Proposal Kenegaraan DPD RI bertajuk, “Menyempurnakan dan Memperkuat Sistem Negara Sesuai Rumusan Pendiri Bangsa” ini menghadirkan nara sumber Dr. Ichsanuddin Noorsy (Pengamat Ekonomi & Politik), Dr. Utang Rosidin (Pakar Hukum tata Negara UIN Sunan Gunung Jati), dan Ketua Umum Gerakan Bela Negara, Brigjen TNI (Purn) Hidayat Poernomo.
Terlihat hadir juga saat itu, Andri Perkasa Kantaprawira, Ari Subagja Husen, Robby Maulana Zulkarnaen (Sundawani Wirabuana), Dr. Ikke Dewi Sartika, Galib, Evi Silviadi (Lembaga Adat Karatwan Galuh Pakuan), Ade Kadarisman, dan banyak lagi.
Menarik disimak pernyataan materi Ketua Umum Gerakan Bela Negara yang menyoroti perkembangan situasi kehidupan nasional sekarang sedang berada dalam keadaan tidak baik, menyangkut seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara kita. Semua itu kata Poernomo, bermula dari adanya Amandemen atau perubahan Undang-Undang Dasar 1945.
Pada hakikatnya UUD Negara Indonesia yang resmi ditetapkan berlaku 18 Agustus 1945 itu di dalamnya terdapat pembukaan dan batang tubuh. Pada Pembukaan UUD 45 dimana Pancasila terdapat didalamnya berperan menjiwai batang tubuh UUD 1945.
![]() |
| Foto Asep GP |
Senada dengan hal itu, Ketua DPD RI AA Lanyalla Mahmud Mattalitti, dalam wawancara khusus dengan para awak media mengatakan, dalam mengembalikan Pancasila sebagai Norma Tertinggi Bangsa, DPD RI jauh sebelumnya sudah menginisiasi mengembalikan UUD 45 sesuai naskah aslinya sejak 2019.
“Karena yang sekarang kita ikuti ini demokrasinya demokrasi liberal, ekonominya liberal, padahal yang diinginkan pendiri bangsa kita itu demokrasinya demokrasi pancasila, ekonominya juga ekonomi Pancasila. Begitu juga dengan sistem pemilu, ini kan liberal. Pancasilanya nanti kemana, sila ke -4 nya ada dimana,“ tegasnya.
Tentang amandemen, kata La Nyalla, amandemen 99 sampai 2022 ini. “Amandemen yang kita anggap tidak ada juntrungannya, tau-tau UUD 45 tiba-tiba 95% dirubah,“ sesalnya.
La Nyalla juga mengatakan tidak tertarik sama capres-capres yang ada sekarang. Karena yang ada dalam pikirannya kita harus memilih presiden di MPR. Karena menurut dia, itulah amanah pendiri bangsa yang diberikan kepada seluruh bangsa. “Memilih presiden, memilih pemimpin nasional itu melalui musyawarah mufakat. Bukan hitung-hitungan yang seperti sekarang dilaksanakan. Mana bisa suara santri sama dengan suara kiyai. Mana bisa murid-mahasiswa disamakan dengan suara profesor,” katanya serius.
“Ini kan hanya karena hitung-hitungan siapa yang banyak duit sukses. Disana banyak kecurangan. Kita harus memilih presiden melalui musyawarah mufakat, harus ada aturannya. Siapa pun presidennya dia harus diverifikasi, harus betul-betul dilihat bersih apa tidak. Pokoknya saya ingin mengembalikan sesuai dengan apa yang telah dirumuskan pendiri bangsa,“ pungkasnya.
![]() |
| AA Lanyalla (tengah-baju putih) bersama para pembicara & Inohong Jawa Barat (foto Istimewa) |
Sementara itu anggota DPD RI Eni Sumarni yang turut hadir saat itu mengatakan, DPD ini sudah berulangkali mengkaji perundang-undangan. “Kenapa kita dalam Sidang paripurna menyepakati untuk mengkaji ulang UUD 45 dan terus disosialisasikan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk dapat masukan dari apa yang menjadi ide atau gagasan DPD RI, karena ini sudah menjadi keputusan lembaga DPD RI bukan orang-perorangan, akan tetapi ini keputusan lembaga bahwa kita akan menginisiasi untuk mengembalikan UUD 45 sesuai naskah asli dengan disesuaikan kembali dengan kondisi bangsa saat ini."
“Makanya pada saat ini juga DPD RI terus melakukan seminar, FGD. Dan diharapkan dari mulai pakar, ahli, dan seluruh lapisan masyarakat yang ikut, agar memberikan kontribusi ide gagasannya, dan nanti akan ditampung dan disampaikan oleh DPD RI sebagai kelembagaan legislatif yang ada di negeri kita ini,” tambahnya. (AGP)***
Tatarjabar.com
August 18, 2023
CB Blogger
Indonesia
Mengembalikan Sistem Negara Sesuai Dengan Apa Yang Telah dirumuskan Pendiri Bangsa
Foto Asep GP Pada hari Kamis, tanggal 10 Agustus 2023 berlangsung Focus Group Discussion (FGD) antara Ketua DPD RI dan para Inohong /Tokoh ...
Sunday, April 2, 2023
Hal tersebut mengemuka ketika Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH) menggelar diseminasi strategi pengawasan keuangan haji dan sosialisasi di Kecapi Meeting Room, Grand Sunshine Resort & Convention, Jl. Raya Soreang N0. 06, Pamekaran, Soreang - Kabupaten Bandung, Sabtu (1/4/2023).
Ketua Dewan Pengawas Firmansyah N. Nazaroedin dalam sambutannya menyatakan BPKH terus bekerja secara optimal untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji dengan pengelolaan keuangan haji yang berkeadilan dan berkelanjutan. ”Saat ini dana haji yang dikelola BPKH mencapai Rp166 triliun,” terangnya.
Sementara Anggota Dewan Pengawas BPKH Rojikin memastikan Pengelolaan Keuangan Haji Aman, Efisien dan Likuid sesuai dengan amanat UU No. 34/2014. “Masyarakat tidak usah khawatir terkait pengelolaan dana haji, saat ini dana haji likuid dan aman,” ujar Rojikin.
Selain itu, Rojikin juga menegaskan posisi keuangan haji saat ini pada kondisi yang sehat dan siap untuk mendukung pelaksanaan haji 1444H/2023 M. BPKH bersama Kementerian Agama dan Komisi VIII DPR turut mendukung dalam hal rasionalisasi besaran setoran awal pendaftaran haji, rasionalisasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih), serta mendorong Jemaah haji tunggu untuk dapat mencicil setoran lunas secara bertahap agar tidak terlalu berat saat pelunasan.
Dalam kesempatan yang sama Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily mengungkapkan peran penting BPKH dalam pengelolaan dana haji. Ace juga meminta masyarakat tidak termakan informasi hoaks terkait pengelolaan dana haji. Komisi VIII DPR terus mendorong optimaslisasi pengelolaan dana haji dan membuat regulasi penyelenggaraan ibadah haji untuk meningkatkan kualitas pelayanan ibadah haji.
Kenaikan biaya haji 2023 menurut Ace sudah sesuai dengan prinsip istitha’ah (kemampuan) berhaji. Menurutnya, kemampuan tersebut harus terukur demi keberlangsungan dana haji ke depan. "Prinsipnya, kami ingin biaya haji ini dapat terjangkau masyarakat sesuai dengan kemampuan. Namun, mempertimbangkan sustainibilitas keuangan haji dan keadilan nilai manfaat bagi seluruh jemaah," ungkap Ace.
Kegiatan diseminasi ini menjadi salah satu bagian penting dalam menyosialisasikan pengelolaan dana haji oleh BPKH kepada masyarakat. Hadir dalam acara tersebut, Ketua Dewan Pengawas Firmansyah N. Nazaroedin, Anggota Dewan Pengawas Rojikin, Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily, Wakil Bupati Kabupaten Bandung Sahrul Gunawan, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Sugianto dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bandung Abdurahim. (Rls/Asep GP - Foto istimewa)***
BPKH dan DPR Sepakat Dana Haji Harus Dikelola Berkeadilan dan Berkelanjutan
Hal tersebut mengemuka ketika Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH) menggelar diseminasi strategi pengawasan keuangan haji dan sosialisas...
Friday, March 24, 2023
![]() |
| Andri Perkasa Kantaprawira (Foto Asep GP) |
Saya tentu tidak akan menolak tuntutan publik. Tetapi saya tidak mau melampaui realita seberapa banyak nanti publik mendukung saya di pemilu 2024 ini. Kalau ternyata saya mendapat dukungan publik sekitar 20%-25% warga kota Bandung. Tentu saya akan melakukan proses-proses sosial, bagaimana dukungan 20%-25% ini jadi berguna untuk kepentingan dan kesejahteraan warga Kota Bandung terutama pribuminya.
Hal tersebut mengemuka setelah Citra Survei Indonesia merilis hasil survei potensial untuk Pemilihan Walikota Bandung di Kafe Kalaras Jl. R.E. Martadina (Jalan Riau) No. 47 Kota Bandung, Selasa (21/3/2023). Andri berada di 10 besar Calon Walikota Bandung dengan perolehan elektabilitas 4.1 %.
Andri sendiri mengaku kaget campur tidak percaya. Pasalnya, “Tiba-tiba ada survey dadakan yang dilaunching oleh Kang Memet Hakim tentang siapa walikota yang bisa meringankan soal pajak pertanahan. Saya tiba-tiba dimasukan dengan nama yang salah “Kataprawira” bukan Kantaprawira. Supaya tidak malu dan GR, saya share hasil itu ke beberapa jejaring dan ternyata saya dengan Edwin Senjaya paling banyak dalam dua hari dapat dukungan jejaring,“ kata Andri, usai acara pertemuan CSI dengan awak media.
Kata Andri, Kelihatannya CSI sengaja memasukan namanya ke dalam survey, untuk mengetahui apakah Andri cukup punya nama di publik kota Bandung ini. Dan ternyata, “Alhamdulillah hasil survei CSI ini menempatkan saya punya elektabilitas 4,1%. Artinya hasil survei 4,1% itu ekuivalen/sama dengan, 50-60 ribu orang kota Bandung yang menaruh kepercayaan ke saya sebagai Calon Walikota,“ katanya gembira.
Andri memang selama ini dikenal tidak hanya sebagai tokoh publik di bidang kebudayaan dan gerakan politik kesundaan (Andri salah seorang perintis dan panitia Kongres Sunda). Selain itu, dia juga calon anggota DPD RI tahun 2019 yang didukung 10 ribu warga Bandung.
“Jadi kalau ada orang yang mempertanyakan darimana Andri punya sumber daya calon, ya saya pernah mengikuti politik elektoral dalam bentuk DPD RI,“ katanya serius.
Tetapi kata Andri, yang paling penting tentang siapakah Walikota Bandung ke depan ini, adalah orang yang punya visi holistik tentang Bandung sebagai kota yang punya sejarah panjang. Kota yang punya marwah nilai internasional. Untuk itu tentu Bandung harus dibangun sebagai sebuah kota modern yang berkebudayaan.
Sekarang, menurut Andri, di kota Bandung ini masih banyak pembangunan-pembangunan yang tidak dijalankan berdasarkan perencanaan yang baik. Padahal Bandung ini penuh dengan universitas-universitas terbaik. Jadi walikota mendatang harus orang yang supel bisa membangun sebuah kolaborasi pentahelix antara dunia politik, bisnis, stakeholder, media massa. Terutama komitmen kita kepada kewargaan, jangan sampai Bandung ini makin lama makin menjadi kota yang super modern yang di dalamnya ada berbagai macam perumahan super modern seperti Agung Podomoro, Mesjid Al-Jabar yang memang menjadi sebuah daya tarik, tetapi kurang memperhatikan kelayakan tata ruang, juga Kiara Park, jembatan-jembatan layang, harus dibicarakan baik-baik.
“Jangan sampai tatakota ini dibuat rekayasa, dibangun jembatan layang di berbagai tempat, tapi bukan untuk melayani dalam rangka tata ruang publik, tetapi hanya untuk kepentingan oligarki-oligarki ekonomi. Saya harap siapapun Walikota Bandung nanti adalah orang-orang yang berani menegakkan bebenaran dalam rangka melindungi kepentingan publik Kota Bandung,“ tegasnya.
Jadi apakah Andri Perkasa Kantaprawira nanti akan mencalonkan secara resmi?
“Saya tentu tidak akan menolak tuntutan publik. Tetapi saya tidak mau melampaui realita seberapa banyak nanti publik mendukung saya di pemilu 2024 ini. Kalau ternyata saya medapat dukungan publik sekitar 20%-25% warga kota Bandung. Tentu saya akan melakukan proses-proses sosial, bagaimana dukungan 20%-25% ini jadi berguna untuk kepentingan dan kesejahteraan warga Kota Bandung terutama pribuminya,“ pungkasnya.
***
Andri Perkasa Kantaprawira dilahirkan di Bandung 3 September 1968. Andri adalah anak ke-3 dari 4 bersaudara (satu perempuan 3 laki –laki). Ayahnya, Iskandar Kantraprawira pegawai BRI (alun-alun Bandung) yang jujur, terah Ajengan Rapi Cileungcing – Garut (gurunya Abah Anom), keluarga Kantaprawira memang dari Garut. Ibunya Ecin Kuraesin, anak seorang petani kaya dan tokoh di Citarik Palabuhanratu – Sukabumi. Serta Kakeknya Iyeh kantaprawira menikah dengan cucunya Dalem Bogor Ratu Banunajar. Jadi secara genetika Andri adalah perpaduan antara terah Garut, Bogor dan Palabuhan Ratu (Sukabumi).
Andri dibesarkan oleh kakeknya karena kakaknya sakit-sakitan, Andri kala itu hinga umur 7 tahun tinggal bersama kakeknya di Jalan Sumedang No. 4 Bandung. Kakeknya, Iyeh Kantaprawira adalah pelopor pertanian terintegrasi ketika jadi Kepala Dinas Pertanian (mengacu pada pertanian modern pake semprot pesawat, ada bank tanah, dsb) lulusan SPMA - sekolah pertanian Bogor angkatan kedua dan juga pernah jadi juru tulis/sekretaris Pak Sadikin (bapaknya Bang Ali Sadikin) jadi kakeknya bisa disebut sebagai pakar pertanian primer industri pada masa awal kemerdekaan. Jadi tak heran kalau Andri pun sejak mahasiswa menjadi pejuang agraria. Sarjana Ilmu Politik Unpar dan Magister Manajemen Stima IMI - Jakarta (2017) ini, pernah menjadi bakor pertama Mahasiswa Bandung di KPMURI (Komite Pemuda Mahaiswa Untuk Rakyat Indonesia) dalam kasus Badega - Garut.
Andri juga tercatat sebagai Aktivis Pro Demokrasi 80-an, Aktivis Gerakan Mahasiswa Islam Bandung (89-91), Pengajar Hubungan Internasional 94-95. Peneliti Kebijakan Publik 95-96, Koordinator Politik Lembaga Studi Pertahanan dan Studi strategis Indonesia 96-98.
Anggota KPU Kota Bandung 2003-2008, Sekjen Badan Musyawarah Masyarakat Sunda (BAMMUS) Jabar 2009-2013, Insiator/Pupuhu Gerakan Pilihan Sunda (Gerpis) 2017, Ketua Lembaga Bantuan Hukum Galuh Pakuan 2018 - sekarang dan sekarang Ketua SC Kongres Sunda.
Andri menikah dengan Wiyatini Sutarsih orang Ponggok Polanharjo, Klaten – Jawa Tengah, ketemu di KA Parahyangan, buah kasih sayangnya adalah seorang putra yang punya kelebihan / indigo Cakrabuana Titis Kantraparawira.
Andri adalah orang merdeka, secara riil tdk pernah bekerja formil, pernah binis walet di Subang tapi gagal karena pesaingnya mafia kuat, selepas bekerja di KPU, kini Andri bersama istrinya sukses jadi pengusaha tekstil batik. (Asep GP)***
Andri P. Kantaprawira Masuk 10 Besar Survei Cawalkot Bandung
Andri Perkasa Kantaprawira ( Foto Asep GP) Saya tentu tidak akan menolak tuntutan publik. Tetapi saya tidak mau melampaui realita seberapa b...
Thursday, March 23, 2023
Anies Baswedan berpotensi jadi Presiden mengungguli semua capres 2024. Sementara Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil potensinya tinggi jika mau jadi gubernur lagi dan Walikota Bandung Yana Mulyana yang juga sebagai petahana masih kuat walau tipis elektabilitasnya.
Hal tersebut dirilis Lembaga Survei Citra Survei Indonesia (CSI) bekerjasama dengan Pusat Kajian Komunikasi Politik Indonesia (PKKPI), dari hasil survei potensial Pemilu Presiden 2024, Pilkada Gubernur Jabar (Pilgub) dan Pilkada Kota Bandung 2024.
Pengumpulan survei data dilakukan sejak 27 Februari – 9 Maret 2023 di Jawa Barat. Metode multistage random sampling, wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner. Dengan jumlah responden 1200 responden, responden menggunakan kuesioner dilengkapi riset kualitatif dengan Margin of error : ± 2.8 %.
![]() |
| Para Pembicara (ki-ka), Aendra Medita, Gede Moenanto dan Memet Hakim (fotopak de- Fajar) |
“Hasilnya untuk Jabar, Petahana Gubernur Jabar Ridwan kamil berpeluang 22,5% dan sebenarnya kalau tidak ikut “nyapres” bisa dua periode memimpin Jawa Barat. Demikian juga Walikota Bandung Yana Mulyana yang peluangnya 16.0 % masih berpotensi jadi walikota lagi walau dibayang-bayangi Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan, sebesar 15,8%,” demikian disampaikan Hermana HMT, Direktur Strategi Citra Survei Indonesia (CSI), dalam sebuah pertemuan dengan awak media di Kafe kalaras, Jalan R.E. Martadinata (Jalan Riau) No. 47 Kota Bandung, Selasa (21/3/2023).
Sementara, “Survei kami di Capres nama Anies Baswedan tak bisa dibendung. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu di Jabar begitu populer dan sangat diinginkan untuk Capres 2024. Kita tahu bahwa baru Anies yang kini secara kasat mata sudah siap maju dan sudah diusung tiga partai, yaitu Partai Nasdem, Partai PKS, Partai Demokrat. Untuk Capres lainnya Prabowo Menteri Pertahanan RI, dia di jabar urutan kedua beda sekitar 4 % dengan Anies,” terang Hermana.
POSISI TINGKAT KEUNGGULAN & POTENSIAL KANDIDAT DI LAPANGAN DIKENAL ADALAH?
10 TOKOH & KEUNGGULAN POTENSI CAPRES 2024 (SUARA JAWA BARAT)
”Sedangkan soal Capres dalam survei belum bicara pasangan – kita baru lakukan siapa pontensi Capres 2024 yang diinginkan oleh masyarakat untuk saat ini. Nama Anies Baswedan inilah yang sangat populer yang kini dikenal sebagai mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies sangat disambut dibanyak publik Jabar yang mendukungnya juga banyak," kata Dosen Universitas Pancasila Jakarta ini.
Gede menuturkan masyarakat kita tahu dan makin percaya bahwa pemimpin Indonesia masa depan (2024) harus yang baru dan paham dunia dalam percaturan global dan cepat memahami persoalan serta cepat memberikan solusi dari segala tantangan.
“Pemimpin masa depan harus lebih memperhatikan keadaan nasib rakyat dan ini di Anies ada jejaknya saat di Gubernur Jakarta. Dari aspek toleransi Anies mampu membuat harmonisasi dan mampu meng-create dinamisasi yang jerjaga. Dan ini sudah jadi kelanjutan jejak kepemimpinan di Jakarta, sangat jelas,” ungkap Gede.
”Peran konsep dalam calon pemimpin 2024 juga nampaknya menguatkan di lapangan karena Anies sempat dan sudah terbukti mumpuni pimpin Jakarta,” lanjutnya.
Sementara itu Aendra Medita, Direktur Eksekutif CSI menambahkan bahwa ada yang menarik soal suara yang terjadi untuk Walikota Bandung dan Gubernur Jabar, karena kemungkinan akan berubah namun tak terlalu besar perubahan itu. Tapi pastinya akan mengejutkan.
“Perlu juga diwaspadai nanti soal pasangan siapa yang akan disandingkan baik untuk Walikota Bandung maupun Gubernur Jabar,” jelas Aendra.
Aendra juga menyoroti soal Capres nanti, juga soal siapa pasangan yang akan disandingkan dengan para calon Capres yang elektabilitasnya baik, calon itu bisa juga yang masuk bursa baik yang awalnya ingin Capres, lalu bisa pula bakal atau ingin Wapres atau pasangan muncul dari luar, bisa dari TNI, ulama atau tokoh masyarakat dan juga para menteri yang cocok,” papar Aendra.
“Soal elektabilitas baik Walikota, Gubernur Jabar dan juga Capres 2024 ini, saya melihat relawan juga peranannya sangat penting, sebab yang mempopulerkan kan relawan yang militan, pendukungnya. Semoga pemimpin yang terpilih nanti amanah dan memihak kepentingan rakyat,“ tegas Aendra.
Sementara itu usai acara, Dr. Memet Hakim ketua Aliansi Profesional indonesia Bangkit mengingatkan, untuk calon presiden, gubernur, walikota dan bupati pada prinsipnya ada dua pilihan untuk rakyat : Wakil Partai “Wakil Oligarki” dan Wakil Rakyat. Kalau rakyat ingin tetap berdaulat, ya harus milih orang-orang yang masih bersih tulisannya (rekam jejaknya). Kalau mau milih yang tulisannya kotor karena diiming-imingi sembako dan terus dijerat “rentenir” bank emok, ya silakan.
“Jadi semua tergantung kecerdasan rakyat juga. Tapi saya yakin di Jabar tidak seperti itu," tegasnya. (Asep GP)***
Ingin Tahu Potensi Calon Presiden, Gubernur Jabar dan Walikota Bandung yang Baru, Ini Hasil Survei CSI Pemilu 2024
Anies Baswedan berpotensi jadi Presiden mengungguli semua capres 2024. Sementara Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil potensinya tinggi jika mau...
Saturday, December 31, 2022
Soal nanti siapa yang dipercaya dan dipilih rakyat itu rahasia Tuhan, tapi membuktikan kita calon-calon anggota DPD bisa bekerjasama lebih awal, itu menunjukkan kita adalah manusia-manusia merdeka yang jembar manah, berjiwa terbuka demokratis dan nyaah ka rayat.
Hal tersebut diyakinkan Andri ketika ditemui wartawan di kantor KPU Jawa Barat Jl.Garut No.11 Kota Bandung (29/12/2022). Saat itu Andri bersama calon anggota DPD lainnya tengah menyerahkan persyaratan administrasi pencalonan Anggota DPD RI Dapil Provinsi Jawa Barat 2024-2029 untuk Pememilu 14 Februari 2024 nanti.
Ini untuk kedua kalinya Andri mencalonkan diri sebagai anggota DPD RI Jabar setelah tahun 2019 tidak terpilih. Kata Andri ini adalah bentuk dari komitmennya agar bisa bebas merdeka memperjuangkan kepentingan masyarakat Jawa Barat.
“Karena DPD ini sipatnya perseorangan, dia tidak terganggu pihak yang berkepentingan menyuruh atau melarang, bisa bebas merdeka mengartikulasikan, memperjuangkan hal-hal strategis dan penting demi keadilan, kemajuan, kemakmuran rakyat Jawa Barat dan Tatar Sunda umumnya,“ katanya pasti.
Selain itu, Andri juga melihat DPD Jabar periode 2019-2024 ini kurang eksis dalam melakukan wacana-wacana strategis berkaitan dengan persoalan-persoalan penting masyarakat, misalnya soal pemekaran daerah, dia melihat hanya satu anggota DPD yang juga Pembina dan Deklarator Gerpis (Gerakan Pilihan Sunda), Dra. Ir. (Hj) Eni Sumarni, M.Kes, yang memperjuangkan soal pemekaran.
Menurut Andri soal Pemekaran ini penting, karena menyangkut keadilan fiskal, menyangkut keadilan perimbangan keuangan pusat dan daerah. Jadi harusnya semua bersama-sama memperjuangkan persoalan-persoalan yang strategis. Termasuk ketika masyarakat Jabar menginginkan perubahan nama (menjadi Provinsi Sunda), ya harusnya sama-sama memperjuangkannya.
“Yang lebih penting lainnya adalah ketika ada proyek-proyek Nasional strategis seperti KA Cepat, Pelabuhan Patimban, Bandara Internasional Kertajati, Tol Cigatas (Cileunyi-Garut-Tasikmalaya), Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan), Jatigede dan proyek bendungan lainnya itu tidak bisa kita lihat secara normatif saja akan membangun pertumbuhan ekonomi, tetapi persoalan-persoalan publik yang menimpa masyarakat Jabar misalnya ketika proyek KA Cepat membuat kampungnya jadi terisolir, ini kan kita harus bicara mewakili mereka. Membela rakyat,“ Kata Andri yang sangat hormat kepada sikap kritis Kiayi Ayi Hambali, AM Fatwa dan Bunda Eni Sumarni ini.
Dalam hal persoalan kebudayaan, Andri pun ingin menyentuh bagaimana melestarikan dan memajukan seni - budaya yang masih hidup, bagaimana menyusun strategi kebudayaan bersama-sama dengan stakeholder yang lain.
“Kalau ada strategis kebudayaan itu jelas arahnya, peta jalannya orang Sunda menjadi Sunda Unggul. Sunda Unggul itu yang kita ibaratkan dalam diskursus yang saya lakukan di Kongres Sunda yaitu “Bushido Sunda”. Manusia Sunda agar unggul di zaman milenial harus mengikuti brandsmark nya Jepang, maka saya mengatakan karakter Sunda unggul masa depan itu seperti Bushido Sunda yaitu, jujur, jembar manah, wani/leber wawanen dan perceka – ini sifat Ir. H. Djuanda yang profesional, tabligh dan fatonah. Manusia Sunda ke depan itu harus profesional dan komunikatif, gawe rancage/ pekerja keras,“ tandasnya.
Dalam sebuah wangkongan di ruang penerimaan persyaratan administrasi pencalonan anggota DPD bersama calon anggota DPD lainnya Drs. Dede Ammar, M.Pd (Ketua PGRI Jawa Barat) dan KH. Amang Syafrudin (Anggota DPD RI 2019-2024), Andri mengajak para calon DPD ini untuk tidak hanya sekedar bersaing, tapi juga bekerjasama sejak pencalonan, kerjasama di dalam mengartikulasikan kepentingan-kepentingan yang strategis (soal pemekaran, pendidikan, proyek-proyek strategis kebudayaan, ketatakerjaan, perlindungan lingkungan hidup, dsb).
“Soal nanti siapa yang dipercaya dan dipilih rayat itu rahasia Tuhan, tapi membuktikan kita bisa bekerjasama lebih awal, itu menunjukan kita adalah manusia-manusia merdeka yang jembar manah, berjiwa terbuka demokratis dan nyaah ka rayat. Tadi saya sepakat dengan Pak Dede Amar hayu babarengan sejak pencalonan mengartikulasikan kepentingan-kepentingan strategis Jabar apalagi menjelang pilpres ini nanti kita bicara kepada calon-calon presiden atas nama calon-calon DPD. Jangan sampai suara Jabar yang terbesar ini hanya jadi bancakan politik,“ pungkasnya.
***
Andri Perkasa Kantaprawira dilahirkan di Bandung 3 September 1968. Andri adalah anak ke-3 dari 4 bersaudara (satu perempuan 3 laki –laki). Ayahnya, Iskandar Kantraprawira pegawai BRI (alun-alun Bandung) yang jujur, terah Ajengan Rapi Cileungcing – Garut (gurunya Abah Anom), keluarga Kantaprawira memang dari Garut. Ibunya Ecin Kuraesin, anak seorang petani kaya dan tokoh di Citarik Palabuhanratu – Sukabumi. Serta Kakeknya Iyeh kantaprawira menikah dengan cucunya Dalem Bogor Ratu Baninadjar. Jadi secara genetika Andri adalah perpaduan antara terah Garut, Bogor dan Palabuhan Ratu (Sukabumi).
Andri dibesarkan oleh kakeknya karena kakaknya sakit-sakitan, Andri kala itu hingga umur 7 tahun tinggal bersama kakeknya di Jalan Sumedang No. 4 Bandung. Kakeknya, Iyeh Kantaprawira adalah pelopor pertanian terintegrasi ketika jadi Kepala Dinas Pertanian (mengacu pada pertanian modern pake semprot pesawat, ada bank tanah, dsb) lulusan SPMA - sekolah pertanian Bogor angkatan kedua dan juga pernah jadi juru tulis/sekretaris Pak Sadikin (bapaknya Bang Ali Sadikin) jadi kakeknya bisa disebut sebagai pakar pertanian primer industri pada masa awal kemerdekaan. Jadi tak heran kalau Andri pun sejak mahasiswa menjadi pejuang agraria. Sarjana Ilmu Politik Unpar dan Magister Manajemen Stima IMI - Jakarta (2017) ini, pernah menjadi bakor pertama Mahasiswa Bandung di KPMURI (Komite Pemuda Mahaiswa Untuk Rakyat Indonesia) dalam kasus Badega - Garut.
Andri juga tercatat sebagai Aktivis Pro Demokrasi 80-an, Aktivis Gerakan Mahasiswa Islam Bandung (89-91), Pengajar Hubungan Internasional 94-95. Peneliti Kebijakan Publik 95-96, Koordinator Politik Lembaga Studi Pertahanan dan Studi strategis Indonesia 96-98, Anggota KPU Kota Bandung 2003 - 2008, Sekjen Badan Musyawarah Masyarakat Sunda (BAMMUS) Jabar 2009-2013, Insiator/Pupuhu Gerakan Pilihan Sunda (Gerpis) 2017, Ketua Lembaga Bnatuan Hukum Galuh Pakuan 2018-sekarang dan sekarang Ketua SC Kongres Sunda.
Andri menikah dengan Wiyatini Sutarsih orang Ponggok Polanharjo, Klaten – Jawa Tengah, ketemu di KA Parahyangan, buah kasih sayangnya adalah seorang putra yang punya kelebihan/indigo Cakrabuana Titis Kantraparawira.
Andri adalah orang merdeka, secara riil tdk pernah bekerja formil, pernah binis walet di Subang tapi gagal karena pesaingnya mafia kuat, selepas bekerja di KPU, kini Andri bersama istrinya sukses jadi pengusaha tekstil batik. (Asep GP)***
Andri Perkasa Kantaprawira Kembali Nyalon DPD RI Jabar
Andri Perkasa Kantaprawira (Tengah, pakai iket), Drs. H. Dede Ammar, M.Pd (Ketua PGRI Jawa Barat) dan KH. Amang Syafrudin (Anggota DPD RI 20...
Thursday, December 1, 2022
![]() |
| Direktur Investigasi KPPU, Gopprera Panggabean, didampingi Kepala Kanwil III Lina Rosmiati, memberi keterangan kepada wartawan (Foto: Tim FWP) |
Potensi kasus Persekongkolan Tender di Indonesia cenderung tinggi. Itu terlihat dari data KPPU yang menunjukan dari hampir 400 kasus persekongkolan yang terjadi, baru sekitar 77% yang ditangani secara nasional. Artinya, dari 10 kasus ada 7 kasus yang dilaporkan.
Dalam temuan indikasi persekongkolan dari Sabang sampai Merauke, kebanyakan terkait dengan anggaran pengadaan barang. Oleh karena itu dalam membuat kebijakan perlu berkolaborasi dengan LPKK terkait temuan-temuan yang menunjukan dokumen penawaran yang dikerjakan bersama-sama.
Kelompok Kerja (pokja) apabila menemukan dua indikasi, misalnya ada kesamaan dokumen, kesamaan secara teknis, misalnya metode kesamaan persis, harus dirubah, dibedakan.
Tapi kasus pesekongkolan tender di tahun 2022 cenderung menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya, termasuk di Kota Bandung ada satu kasus persekongkolan tender yang dilaporkan.
Terkait kasus Persekongkolan Tender ini diperlukan edukasi bagi masyarakat. Jika mendapati kasus tersebur segeralah lapor. “Masyarakat bisa melaporkan ke KPPU, mudah-mudahan laporan semakin banyak kepada kami, artinya disitu ada peran masyarakat,” demikian dikatakan Direktur Investigasi KPPU, Gopprera Panggabean, disela-sela kegiatan Sosialisasi Pengadaan Barang dan Jasa dalam Perspektif Hukum Persaingan Usaha dan Simulasi Asesmen Kebijakan Persaingan Usaha (AKPU) untuk Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa Kota/ Kabupaten di Jawa Barat, yang digelar oleh Kantor Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wilayah (Kanwil) III, hari Selasa, (29/11/2022), di Hotel Santika Jl. Sumatera No. 52-54 Kota Bandung.
Selain Gopprera, dari KPPU hadir pula Deputi Bidang Kajian dan Advokasi Taufik Ariyanto Arsad, Analis Kebijakan Direktorat Kebijakan Persainan M. Agus Rachmadi, dan Kepala Kanwil III Lina Rosmiati.
Gopprera juga mengatakan KPPU akan menjaga kerahasiaan identitas masyarakat yang melaporkan kasus persekongkolan tender.
“Pelapor kasus persekongkolan tender identitasnya akan dirahasiakan,” kata Gopprera Panggabean. “KPPU sudah 22 tahun berdiri, dan kita tidak pernah membocorkan identitas pelapor,” katanya serius.
Hal senada dikatakan Kepala Kantor KPPU Kanwil III Lina Rosmiati, pihaknya mengakui terdapat indikasi pelaporan tender atau pelanggaran persaingan usaha yang terjadi di Jawa Barat.
Untuk itu, peran serta masyarakat sangat dibutuhkan dalam pelaporan kasus persekongkolan tender atau pelanggaran persaingan usaha di Jawa Barat.
“Masyarakat bisa melaporkan langsung kasus persekongkolan tender, pelanggaran persaingan usaha yung terjadi di Jawa Barat ke Kantor KPPU Kantor Wilayah III, Jalan Phh. Mustofa (Jalan Suci) No. 22 Kota Bandung, tetapi suratnya ditujukan kepada Ketua KPPU, nanti akan langsung diproses administrasinya,” pungkas Lina Rosmiati. (Asep GP)***
Masyarakat Menemukan Persekongkolan Tender Segeralah Melapor, Identitas Dirahasiakan
Direktur Investigasi KPPU, Gopprera Panggabean, didampingi Kepala Kanwil III Lina Rosmiati, memberi keterangan kepada wartawan (Foto: Tim FW...
Saturday, September 17, 2022
![]() |
| Kapolres Palas AKBP Indra Yanitra Irawan (paling kanan) bersama para mahasiswa pengunjuk rasa (Foto Istimewa) |
Unjuk rasa mahasiswa dan masyarakat terkait kebijakan pemerintah yang menaikan harga BBM per 3 September 2022 pukul 14.30, hingga saat ini terus merebak di seantero tanah air.
Maklum unjuk rasa, demontrasi atau demo, gesekan selalu ada baik dengan yang didemo atau antara demonstran sendiri, dengan masyarakat, maupun dengan pengaman demo (aparat). Segalanya bisa terjadi.
Tapi ada yang menarik diseputar demo BBM ini, yaitu unjuk rasa yang dilakukan di Kabupaten Padang Lawas (Palas) Sumatera Utara. Seperti yang dilansir dari Antara (13/9/2022) “Humanis, Kapolres Palas Bagikan Permen Kepada Mahasiswa Pengunjuk Rasa Tolak Kenaikan Harga BBM”. Ya unjuk rasa di sana berjalan dengan aman dan damai, tidak ada gesekan apalagi rusuh atau chaos, mahasiswa dikawal aparat menuju ke DPRD setempat untuk menyampaikan tuntutannya dan diterima baik oleh DPRD dan akan meneruskan tuntutan tersebut ke DPR Pusat di Jakarta. Usai itu mereka membubarkan diri pulang ke rumahnya masing-masing dengan aman dan damai.
Hal tersebut menurut Kapolres Palas, AKBP Indra Yanitra Irawan, S.IK., M.Si, yang dihubungi redaksi lewat hape, buah dari kesadaran semua pihak, baik pengunjuk rasa/mahasiswa, aparat (kepolisian berkerjasama dengan TNI dan Satpol PP) juga pihak legislatif DPR, wakil rakyat yang diberi amanah.
“Mengeluarkan atau menyampaikan pendapat itu dijamin oleh Undang-undang, Pasal 28E ayat (3) UUD 45. Dan para mahasiswa ini sedang menyampaikan pendapatnya. Maka kami sebagai aparat tentu saja akan mengawalnya, supaya tidak terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan bersama. Dan mereka adek-adek mahasiswa sangat dekat sekali dengan kami. Demikian juga dengan DPRD sangat terbuka menerima adek-adek ini. Alhamdulillah semua berjalan dengan aman dan damai,“ kata Indra.
Aksi Humanis Kapolres Palas bersama para anggotanya itu memang kelihatannya tidak seberapa, hanya bagi-bagi permen kepada mahasiswa pengunjuk rasa, tapi Ketua Pengurus Cabang Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Palas Marasati Hasibuan dengan sejumlah pimpinan organisasi mahasiswa lainnya, termasuk Ketua PC PMII Palas Rahmad Ibrahim Hasibuan dan Ketua Dewan Mahasiswa STAIBR Muhammad Najar Azhari, sangat berterima kasih kepada Kapolres beserta jajarannya, karena mereka diberi kenyamanan dan rasa aman saat melaksanakan aksi unjuk rasa dan menyampaikan tuntutannya kepada DPRD Palas.
Begitu pun Wakil Ketua II DPRD Palas, Sahrun Hasibuan, usai menerima dan menggelar rapat sederhana bersama mahasiswa dan sejumlah anggota DPRD Palas lainnya, di Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Palas, menyatakan rasa terima kasihnya kepada Kapolres Palas bersama jajarannya yang bekerja sama dengan pihak TNI dan Satpol PP Palas mengawal aksi unjuk rasa yang berjalan dengan aman dan damai.
Kapolres Palas AKBP Indra Yanitra juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh mahasiswa dan Wakil Ketua DPRD Palas Sahrun Hasibuan dan anggota DPRD Palas lainnya yang telah menciptakan suasana kekeluargaan sehingga unjuk rasa berjalan dengan aman dan damai.
“Melalui sinergitas bersama ini semoga membawa berkah dan bermanfaat bagi kita semua, bagi seluruh warga masyarakat Kabupaten Padang Lawas ke depan,” harapnya.
Sejumlah tuntutan Mahasiswa tersebut yaitu: Menolak Kenaikan harga BBM bersubsidi - Mendesak pemerintah untuk menerapkan subsidi yang tepat sasaran - Mendesak pemerintah untuk memberantas mafia minyak dan gas - Mendesak pemerintah untuk memperbaiki keadaan ekonomi nasional, juga - Mengendalikan harga bahan pokok, dan tarif harga listrik - Mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan aparat kemanan terhadap aktivis yang sedang melakukan aksi unjuk rasa penolakan kenaikan harga BBM di berbagai daerah. (Rls/AGP)*** Tatarjabar.com September 17, 2022 CB Blogger Indonesia
Sinergitas Kebersamaan, Senjata Ampuh Kapolres Palas dalam Mengawal Unjuk Rasa yang Aman dan Damai
Kapolres Palas AKBP Indra Yanitra Irawan (paling kanan) bersama para mahasiswa pengunjuk rasa (Foto Istimewa) Unjuk rasa mahasiswa dan masya...
Wednesday, August 3, 2022
Acara tersebut akan berlangsung hari Rabu, 3 Agustus 2022 mulai Pk. 08-16.00, di Gedung Merdeka, Jl. Asia Afrika No. 65, Braga – Kota Bandung.
Akan hadir: Gubernur Jawa Barat Dr. H.M. Ridwan Kamil, S.T., M.U.D, Hj. Atalia Praratya Kamil, S.IP., M.Ikom (Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Barat), Dr. Hj. Titik Prasetyowati Verdi, SH.,MH (Dewan Pengawas/Pendiri Persikindo), Ratih Puspawati, SH.,MH (Dewan Penasehat Persikindo), Hj. Rini Sujlyanti, SE.,M.M, (Ketua Umum Persikindo), Dr. Hj. Dewi Indriani Jusuf, SE., M.si (Ketua DPD Persikindo Jawa Barat), dan Dr. Nina Kurnia Hikmawati, SE, MM (Ketua Panitia).
Pejabat yang diundang, dinas terkait seperti Dinas Koperasi, Dinas UMKM, Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak (pusat), Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan KB (Provinsi), juga organisasi-organisai seperti BKOW (Badan Kerjasama Organisasi Wanita), IWAPI (Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia), PERWARI (Persatuan Wanita Republik Indonesia), serta puluhan organisasi massa lainnya.
Kegiatan bertajuk “Perempuan Bersatu Berjuang dan Sukses Bersama Persikindo”, tersebut menurut Ketua Panitia, Nina KH, juga akan dihadiri oleh lebih dari 600 para Wanoja Sunda (perempuan Sunda) dari seluruh Indonesia yang hadir secara langsung/offline dan untuk yang online melalui link zoom sebanyak 1000 peserta dari seluruh Indonesia.
“Kegiatannya meliputi pelantikan, rapat koordinasi, persembahan dari para UMKM, disini akan ada perempuan pengusaha cacing, batu akik, batik, catering, para pengusaha perias pengantin, dsb, pokoknya usaha-usaha dari perempuan kreatif banyak sekali. Nanti kita juga akan buat program-program untuk para perempuan berdikari/mandiri, anti stunting, para perempuan pembaharu dalam peradaban di dunia sekarang ini bagaimana kita mengoptimalkan hasil central of execellence (pusat keunggulan/unggulan) dari setiap daerahnya. Apakah itu kuliner/makanannya yang dikonsumsi oleh anggota masyarakat terkecilnya sampai masyarakat terbanyak, seperti Hui/Ubi Cilembu dan kuliner Sunda lainnya yang dimakan sehari-hari oleh orang Sunda, seperti makan lotek, karedok, bubuy sampeu/hui, nasi liwet,dsb, jangan sampai budaya makan, bertani, dsb itu hilang dari orang Sunda,“ papar Nina.
Jadi para wanoja/perempuan Sunda yang tergabung dalam Persikindo (Perkumpulan Srikandi Kreatif Indonesia) mendorong masalah budaya khususnya peradaban masyarakat Indonesia yang punya keunggulannya masing-masing. Sehingga kuliner apa yang dihasilkan sebuah daerah itu akan dikonsumsi oleh daerahnya masing-masing. Jangan sampai sebuah daerah menghasilkan lotek, karedok, boled, taleus, tapi tidak dikonsumsi. “Nah itu kan sayang, memang anak-anak sekarang mah pada gak suka makanan tradisional seperti itu. Nah untuk mensosialisasikan dan mengoptimalkan kuliner Sunda tersebut, disini juga akan ada stan-stan kuliner tradisional termasuk ada bazar dari ema-ema yang jualan tahu,batik dsb,” imbuh Nina.
Nina berharap kegiatan ini menginspirasi para perempuan di Indonesia agar memuliakan budayanya sehingga tidak lupa akar budayanya/asal-usulnya, kita punya kuliner tradisional yang hebat dan lezat serta beragam pada setiap daerah dan provinsi. Jangan sampai makanan yang dibanggakan itu makanan Korea, Jepang, Eropa, Amerika, tapi kuliner kita dilupakan.
Ciri sebuah daerah itu ciri sebuah Negara, dan budaya ciciren bangsa, hilang budayanya hilang juga bangsanya. Berbangsa dan berbudaya itu harus kita pertahankan. Betapa Jepang sampai sekarang sangat luar biasa karena mereka mempertahankan budayanya. Kalau Indonesia hilang peradabannya, ya hilang negaranya. Demikian tegas Nina.
Makanya para perempuan di Persikindo di samping menyiapkan para perempuan yang mandiri, kreatif, mengoptimalkan SDA dan SDM nya baik produk dan jasa, juga mengajak melestarikan budaya, termasuk juga yang terjadi di masyarakat, misalnya dengan stunting nya. Makanya kita buat Anti Stunting (gagal tumbuh pada tubuh dan otak akibat kurang gizi yang lama) dengan makanan-makanan hasil produk para wanoja Sunda, tsb.
“Makanya kami juga akan mengundang Teh Cinta (Atalia Praratya) apalagi penurunan anti stunting adalah tugas dan tanggung jawab beliau. Nah kita bantu Jabar untuk dijadikan contoh, bahwa di Jabar ada komunitas perempuan anti Stunting yang memang untuk mendukung Bu Cinta untuk dibawa secara nasional kalau bisa secara internasional,“ kata Nina.
Selain acara formal juga akan ada sharing dari beberapa lembaga, termasuk Bank Indonesia presentasi bagaimana cara berwirausaha, bagaimana regulasi pemerintah terhadap UMKM.
“Acara ini akan menghasilkan rekomendasi dan rekomendasi tersebut akan dibawa secara nasional dan akan dibawa ke G20, untuk bekal lah bahwa perempuan Indonesia itu adalah a-b-c-d-e-f, “ pungkas Nina. (Asep GP)***
Tatarjabar.com
August 03, 2022
CB Blogger
IndonesiaMakanya para perempuan di Persikindo di samping menyiapkan para perempuan yang mandiri, kreatif, mengoptimalkan SDA dan SDM nya baik produk dan jasa, juga mengajak melestarikan budaya, termasuk juga yang terjadi di masyarakat, misalnya dengan stunting nya. Makanya kita buat Anti Stunting (gagal tumbuh pada tubuh dan otak akibat kurang gizi yang lama) dengan makanan-makanan hasil produk para wanoja Sunda, tsb.
“Makanya kami juga akan mengundang Teh Cinta (Atalia Praratya) apalagi penurunan anti stunting adalah tugas dan tanggung jawab beliau. Nah kita bantu Jabar untuk dijadikan contoh, bahwa di Jabar ada komunitas perempuan anti Stunting yang memang untuk mendukung Bu Cinta untuk dibawa secara nasional kalau bisa secara internasional,“ kata Nina.
Selain acara formal juga akan ada sharing dari beberapa lembaga, termasuk Bank Indonesia presentasi bagaimana cara berwirausaha, bagaimana regulasi pemerintah terhadap UMKM.
“Acara ini akan menghasilkan rekomendasi dan rekomendasi tersebut akan dibawa secara nasional dan akan dibawa ke G20, untuk bekal lah bahwa perempuan Indonesia itu adalah a-b-c-d-e-f, “ pungkas Nina. (Asep GP)***
Pengukuhan Pengurus DPD Persikindo Jabar & Pelantikan Pengurus DPC Persikindo Se-Jabar
Acara tersebut akan berlangsung hari Rabu, 3 Agustus 2022 mulai Pk. 08-16.00, di Gedung Merdeka, Jl. Asia Afrika No. 65, Braga – Kota Bandun...
Thursday, June 23, 2022
![]() |
| Tekad Para Nonoman Ngahijikeun (menyatukan) urang Sunda (foto Asep GP) |
Ratusan tokoh dan elemen masyarakat Se Tatar Sunda dari Beberapa Kabupaten Kota Se Jawa Barat, Banten dan Jakarta hadir di Museum Galeri Bahari Banuraja, Desa Pangauban, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat pada Minggu, 19 Juni 2022 dalam rangka “Silaturahmi dan Halal Bihalal Idul Fitri 1433 H”. Kegiatan ini merupakan start awal kembali pelaksanaan Kongres Sunda 2022 yang selama 2 tahun tertunda pandemi Covid- 19.
Dalam audiensi Panitia Kongres Sunda 2022 dengan Gubernur Provinsi Jawa Barat Dr (Hc). M. Ridwan Kamil, ST, M.UD, pelaksanaan Kongres Sunda 2022 diusulkan oleh Gubernur dilakukan sebelum pertemuan G-20 15-16 November 2022, dan akhirnya direncanakan pada tanggal 27-28 Oktober 2022 bersamaan Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Gedung Merdeka Kota Bandung.
Doktor Nina Kurnia Hikmawati dan Prof. Keri Lestari yang dipercaya menjadi kolabolator Forum Sunda Ngahji oleh para Kasepuhan Sunda di acara pertemuan di rumah Dr (Hc) Dra. Hj. Popong Otje Djunjunan (28/2/2022), menyatakan dalam silaturahmi dan halal bihalal ini bukan hanya dihadiri oleh para inohong (tokoh) Sunda Jawa Barat saja tetapi juga tokoh-tokoh Se Tatar Sunda. Terlihat Hadir beserta rombongan Ketua KPK RI Pertama Irjen (Pol) Taufiqurahman Ruki, SH , Laksamana (Purn) Dr. Ir. Eden Gunawansyah serta beberapa tokoh Provinsi Banten lainnya, dari Betawi hadir Bunda Halimah Munawir Sastrawati yang menghasilkan banyak karya sastra, sementara dari Provinsi Jawa Barat tampak hadir tokoh-tokoh penting antara lain : Dr (Hc). Dra. Hj. Popong Otje Djunjunan, Dr (Hc). Tjetje Hidayat Padmadinata, Laksamana (Purn) Dr. Ade Supandi, SE, M.AP (Tuan Rumah), Jenderal (Purn) Budiman, Komjen (Purn) Nanan Sukarna,SH, Letjen (Purn) Yayat Sudrajat (Mantan KaBAIS), Mayjen (Purn) Iwan Ridwan Sulanjana, Prof. Dr. Didin S. Damanhuri dan Prof. Dr. Bibin Rubiadini (Bogor), Prof. Dr. Reiza Dienaputra, M. Jumhur Hidayat (Ketua SPSI), Cucu Sutara, SH, MH dan Agung Sutisno (KADIN Jawa Barat), Brigjen (purn) Ahmad Solihin (Ketua KONI Jawa Barat) UU Rukmana, Dindin S. Maolani, SH, Memet H. Hamdan, SH, Msc. Memed Akhmad Hakim, SH, Dr. Indra Perwira, Dr. Ferry Kurnia Rizkiansyah, Dr. Iwa Kusaeri, KH. Ayi Hambali, Dr Ijang Feisal (Ketua IPHI Jawa Barat), Dr. Undang Ahmad Dharsa (Filolog Sunda Unpad), Dr. Asep Tapip, ( Ketua AKSI), Asep Ruslan (Presiden Paguyuban Asep Dunia) Rd. Holil Aksan Umarzein (Waketum IPHI), Prof. Dr. Koesoemadinata, Prof. Dr. Endang Caturwati, serta anggota DPR/DPD RI Jawa Barat Dr. Sodik Mujahid, dan Mulyadi, MM dan Dra. Hj. Eni Sumarni, M.Kes. Silaturahmi yang dipandu komedian kenamaan Joe P Project ini semakin akrab dengan kehadiran Komjen (Purn) Dr. Drs. Mochamad Iriawan (Kang Iwan Bule SH,MM, MH) sebagai Ketua Umum PSSI dan juga Wakil Gubernur Jawa Barat H. Uu Ruzanul Ulum.
Ketua Kongres Sunda 2022 H. Avi Taufik Hidayat dengan melihat hadirnya para tokoh-tokoh senior, para pakar, tokoh perempuan, nonoman dan para pemangku kepentingan lainnya Se Tatar Sunda di acara tersebut, meyakin Kongres Sunda 2022 akan terlaksana dengan dukungan urang sunda yang lebih kuat dan absah, konsolidasi awal masyarakat Sunda sudah mulai benar-benar terjadi.
![]() |
| Sambutan Dari Tuan Rumah, Laksamana Ade Supandi, Sunda Kudu Ngahiji. (fotoAsep GP) |
"Urang Sunda mah kedah ngahiji (Masyarakat Sunda harus bersatu)," tegas Avi di sela-sela halal bihalal tersebut. Dengan cara itu, menurut dia, masyarakat Sunda pun bisa menginspirasi daerah lain untuk bersatu dalam naungan Indonesia. “Rencananya tokoh - tokoh suku bangsa dari Aceh sampai Papua akan diundang dalam pelaksanaan Kongres Sunda 2022, dan mudah- mudahan ini akan menginspirasi suku bangsa lainnya untuk melakukan konsolidasi di tengah situasi global dan nasional yang dinamikanya tinggi dan banyak menimbulkan ketidakmenentuan bahkan mengarah ke keadaan krisis,“ harapnya.
RUU Provinsi Sunda dan Pemekaran Jadi Bahasan
Dr. Indra Perwira, SH Pakar Hukum Tata Negara Universitas Pajajaran yang juga hadir, ikut menyoroti persoalan UU pembentukan Provinsi Jawa Barat yang baru, yang diajukan Badan Legislasi DPR RI, untuk mengganti Undang-Undang No 11 Tahun 1950 tentang Pembentukan Provinsi Jawa Barat yang dinilai telah kadaluarsa. Ia sempat diundang badan legislasi DPR membahas Rancangan UU Jabar yang sedang digodok para wakil rakyat. Indra menilai, RUU itu hanya terkait aspek yuridis. Selain itu akan memasukan aspek cakupan wilayah pun sudah berubah.
Jika hanya membahas aspek-aspek tersebut, lanjutnya, untuk apa membuat Undang-undang. Ia juga menyatakan, nama Provinsi Jabar merupakan peninggalan dari Pemerintah Hindia Belanda, dan nama yang berasal dari Hindia Belanda West Java Provence, sementara nama yang dititipkan Bung Karno kepada RAA Wiranatakusumah yang kemudian menjadi Negara Pasundan Pro Republik adalah Pasundan, ujarnya. Negara Jawa Timur menjadi Provinsi Jawa Timur, kenapa Negara Pasundan menjadi Provinsi Jawa Barat, sangat a historis tandasnya.
![]() |
| Kang Tjetje Padmadinata (berkopeah songkok) diantara para inohong Sunda (foto Asep GP) |
Indra Perwira menginginkan RUU Provinsi Jawa Barat yang baru memberi ruang kepada aspirasi Urang Sunda dalam bidang sosial, kebudayaan, lingkungan hidup dan tata ruang seperti menambahkan soal masyarakat pembentuk karakter kebudayaan di Jawa Barat yaitu kultur Sunda, Cirebon, Betawi Melayu, Kebijakan pemekaran dapat dimasukan dalam RUU ini, serta Dalam rangka Pengembalian nama Provinsi Jawa Barat menjadi Pasundan atau Tatar Sunda sudah saja RUU ini menjadi RUU Provinsi Sunda, Tatar Sunda atau Pasundan, atau setidaknya dalam Aturan Penutup ada Ceteer Title (Penyebutan) bahwa Provinsi Jawa Barat juga adalah Provinsi Sunda, Tatar Sunda atau Pasundan.
Pernyataan Indra mendapat respon dari Dr. Sodik Mujahid, anggota DPRI RI dari komisi II. Ia meminta para tokoh Sunda/Jawa Barat mendorong usulan pergantian nama Provinsi tersebut ke DPR. Opsi pergantian nama, tuturnya, bisa dimasukkan dalam bagian karakteristik daerah RUU itu dan Bila ada masukan-masukan lainnya seharusnya para pemangku kepentingan di Jawa Barat melakukan dialog dan penyampaian aspirasi dan artikulasi politiknya kepada DPR RI.
![]() |
| Wakil Gubernur Jabar pun Hadir Menyambut baik Forum Sunda Ngahiji (Foto Asep GP) |
Mantan Ketua KPK Irjen (Purn) Taufiqurahman Ruki yang berbicara dalam campuran bahasa Sunda dan Banten mendukung persatuan Urang Sunda Se Tatar Sunda, bila kami tidak diaku sebagai urang sunda padahal sunda awal sejarahnya dari Banten, Selat Sunda akan kami usulkan diganti dengan Selat Banten, candanya. Kang Ruki mendukung apapun aspirasi masyarakat Sunda di wewengkon Jawa Barat, apapun aspirasinya termasuk soal mengganti nama menjadi Provinsi Sunda atau Tatar Sunda, “Kalau namanya jadi Pasundan mah nanti dianggap mau mendirikan negara,” katanya sambil tertawa.
Silaturahmi Se Tatar Sunda menurutnya harus dilanjutkan. “Dan bila Tahun 2023 ada silaturahmi besar urang Sunda, Banten, Betawi di Jakarta itu sesuatu yang positif dan harus dipersiapkan,” pungkasnya.
Sementara itu Dr. Nina Kurnia Hikmawati Sang Kolabolator ketika ditemui wartawan disela-sela kegiatan tersebut mengatakan, Forum Sunda Ngahiji memang sengaja mengadakan acara silaturahim dan halal bi halal khusus untuk urang Sunda Pituin (Urang Sunda Asli) yang sudah rindu bertemu, bersilaturahim.
Sebagai Kolabolator, Nina bersama Prof. Keri terus berusaha menyatukan para inohong (tokoh) Sunda, akademisi, para nonoman (generasi muda), organisasi kesundaan dalam sebuah wadah informal yang bernama “Forum Sunda Ngahiji”.
![]() |
| Museum Galeri Bahari Banuraja, Pangauban, Batujajar jadi saksi bersatunya Urang Sunda (foto Asep GP) |
Dan alhamdulilah katanya, ketika menggelar acara silaturahim dan halal bi halal di Museum Bahari milik Marsekal Ade Supandi di Batujajar banyak para inohong Sunda yang datang dari berbagai daerah dan lapisan. Dari mulai para akademisi, para jenderal, nonoman, organisasi kasundaan termasuk tokoh-tokoh kedaerahan dari mulai Banten, Sunda Kalapa (Jakarta) dan Sunda Caruban (Cirebon) hingga seluruh Priangan.
“Dengan ngahiji (bersatu) apapun bisa dilakukan. Mau jadi apa Sunda ini, mau dibawa kemana. Tadi kan para inohong mengatakan keinginannya banyak, banyak kasalempang (khawatir), termasuk ketakutan para nonoman akan kehilangan budaya Sunda, kemudian parpolnya juga pendapatnnya hilang. Pokoknya banyak sekali permasalahan.khususnya budaya, masalah krusial keberadaan Sunda. Dan semua permaslahan itu Insya Alloh bisa diselesaikan yang terpenting Sunda nya harus ngahiji (bersatu) dulu. Kalau kalau sudah ngahiji mah dengan persatuan segala sesuatu juga bisa diselesaikan, dan kita akan kuat,“ katanya pasti. (Rls/Asep GP)***
RUU Provinsi Jabar Hanya Bersifat Yuridis Penghambatan Atas Aspirasi Urang Sunda
Tekad Para Nonoman Ngahijikeun (menyatukan) urang Sunda (foto Asep GP) Ratusan tokoh dan elemen masyarakat Se Tatar Sunda dari Beberapa Kab...
Subscribe to:
Posts
(
Atom
)
.jpeg)
.jpeg)




.jpeg)
.jpeg)

%20Toni%20Ellen,%20Satrio%20Utomo%20dan%20Irma%20Kusallamita(Foto%20Asep%20GP).jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
%20di%20antara%20para%20balita%20dan%20anak(Foto.%20Dok.%20Vero).jpeg)
.jpeg)
.jpeg)


%20bersama%20para%20pembicara%20&%20Inohong%20Jawa%20Barat%20(foto%20Istimewa).jpeg)




Aendra%20Medita,%20Gede%20Moenanto%20dan%20Memet%20Hakim(fotopak%20de-%20Fajar.jpeg)









%20diantara%20para%20inohong%20Sunda(fotoAsep%20GP.jpeg)







